Positif Covid-19 di Bali Naik Jadi 6 Orang

DENPASAR, Theeast.co.id – Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 Provinsi Bali mengumumkan secara resmi penambahan kasus positif Covid-19 di Bali. Saat ini pasien dalam pengawasan (PDP) di Bali bertambah 6 orang. Bila kemarinnya di Bali jumlahnya 96 orang maka ketika ditambah 6 orang maka jumlah PDP di Bali menjadi 102 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 73 orang yang sudah keluar hasil lab-nya. Dari 73 orang tersebut sebanyak 6 orang dinyatakan positif.

“Artinya ada penambahan kasus positif sebanyak 3 orang di Bali. Dari tiga orang penambahan tersebut, dua di antaranya adalah suami isteri dan WNA. Sementara satunya adalah warga asli Bali. Dua yang WNA tersebut saat ini sedang dirawat secara intensif di salah satu RS di Bali,” ujarnya. Saat ini yang masih dirawat adalah sebanyak 29 orang sambil menunggu hasil lab.

Dari tiga orang yang baru diketahui positif tersebut, tim surveilance langsung melakukan Contact Tracing dan akhirnya baru berhasil mengumpulkan 69 orang yang harus dilokalisir. Jumlah ini terdiri dari 47 orang yang pernah berkontak dengan suami isteri yang WNA yang positif. Sementara sebanyak 22 orang yang pernah berontak dengan warga Bali yang positif. Jumlah ini akan terus bertambah karena tim sudah bekerja keras di lapangan untuk menelusuri semua orang yang pernah berkontak dengan ketiga kasus positif baru tersebut.

Dari jumlah hasil Contact Tracing tersebut, sebanyak belasan orang yang sudah diambil Sean untuk diperiksa secara mendalam sekalipun mereka tidak diisolasi di Sanglah Denpasar. Hingga saat ini jumlah orang dalam pemantauan sudah mendekati 300 orang terhitung sejak kasus pertama positif ditemukan. Ratusan ODP ini terus diawasi petugas dengan terus melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan Covid-19. Untuk sementara para ODP ini diminta selalu mengenakan masker, dilarang bepergian dan kalau bisa tidurnya terpisah dengan anggota keluarga yang lainnya.

Dewa Indera menegaskan, dari 3 kasus tersebut, satunya merupakan warga asli Bali. Sementara satunya lagi ada warga Bali namun berasal dari Jakarta. Dengan ditemukannya satu warga asli Bali, menetap di Bali maka sesungguhnya virus ini sudah ada di Bali.

“Covid-19 saat ini sudah ada di Bali. Jika sebelumnya hanya merupakan kasus import maka kini virusnya sudah ada di Bali. Kami meminta warga Bali untuk memiliki kesadaran yang tinggi, melindungi dirinya masing-masing dengan apa yang sudah dianjurkan pemerintah seperti social distancing, hindari kerumunan, dan seterusnya. Sekali lagi kami minta kerja samanya untuk mentaati anjuran pemerintah dan juga menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.(axelle dae).

Facebook Comments