Bali Berhasil Semprot Serentak Malam Nyepi

Bali Perketat Social Distancing/theeast.co.id

Bali Perketat Social Distancing/theeast.co.id

Denpasar,Theeast.co.id – Pemprov Bali terus melakukan penyemprotan massal hampir setiap hari. Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, hingga saat ini kegiatan penyemprotan desinfektan terus dilakukan secara sporadis di seluruh Bali. Salah satunya adalah kegiatan secara sporadis menyemprot desinfektan pada malam Nyepi. Seluruh Banjar di Bali melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan saat malam Nyepi. “Memang kita sudah menghimbau sebelumnya agar melakukan semprotan saat malam Nyepi di seluruh desa dan kelurahan di Bali. Dan hasil monitoring kami menunjukkan jika seluruh Banjar di Bali melakukan semprot mulai dari fasilitas umum hingga rumah warga,” ujarnya di Denpasar, Rabu (25/3). Saat pawai ogoh-ogoh di Bali dihentikan maka penyemprotan dilakuan dengan maksimal oleh petugas.

Menurut Dewa Indra, sukses semprot serentak malam Nyepi, Pemprov Bali juga sudah mendistribusikan desinfektan ke seluruh kabupaten di Bali. Jumlahnya sebanyak 350 liter atau sekitar 70 galon. Jumlah ini dibagikan ke seluruh Bali walau sebarannya tidak merata untuk tiap kabupaten di Bali. Sebab penyemprotan dilakukan selain sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Corona juga menjadi tugas dari Posko Covid19 berbasis desa dan desa adat. “Kita meminta agar petugas Posko Covid19 di tingkat desa segera ambil alih upaya pemerintah untuk semprot cairan desinfektan,” ujarnya. Kemarin sore Pemprov Bali juga sudah menerima bantuan 4000 Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Pusat yang langsung didistribusikan ke 11 (sebelas) rumah sakit rujukan yang telah ditentukan. Ada juga distribusi 200 box masker atau atau 10 ribu Pisces kepada Satgas Covid19 yang ada di masing-masing kabupaten dan kota dibawah koordinator BPBD Kabupaten/ kota di Bali.

Pemprov Bali juga melanjutkan karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang pulang ke Bali sampai dengan hari ini berjumlah 30 orang bertempat di UPTD Bapelkesmas dan kondisi mereka semua dalam keadaan sehat. Dimohon pengertian, kesadaran dan kebersamaan dari seluruh masyarakat atau orang tua pekerja migran ataupun pekerja migran untuk mengikuti karantina dengan penuh disiplin. “Kita minta agar terkait karantina tidak ada pertanyaan masyarakat Bali lagi sebab semuanya sudah dilakukan sesuai Protokol Covid19.

Pada Hari Raya Nyepi, Satgas Covid-19 tetap melaksanakan tugas dan bekerja dengan pembagian jadwal kerja yang telah disusun sedemikian rupa. Mereka akan memonitor perkembangan kasus dan bergerak turun ke lapangan jika diperlukan. Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergotong royong melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Covid19. (Axele Dhae)

Facebook Comments