Pasien dalam Pengawasan di Bali Naik Jadi 111 Orang

Denpasar, Theeast.co.id – Pasien dalam pengawasa (PDP) meningkat tajam. Jika sebelumnya hanya berjumlah 102 orang maka kini jumlah PDP di Bali naik menjadi 111 orang. Ketua Satgas Penanggulangan Covid19 Provinsi Bali Dewa Made Indra melalui siaran live streaming khusus kepada seluruh awak media di Bali mengatakan, peningkatan PDP di Bali terjadi karena ditemukan 9 orang yang mempunyai gejala klinis atau suspect Covid19. Ke-9 orang itu setelah ditelusuri ternyata mempunyai kontak langsung terhadap dua pasien positif terakhir baik yang dari WNA maupun yang warga lokal Bali. “Mereka saat ini sudah diisolasi di beberapa rumah sakit rujukan di Bali. Sehingga total PDP di Bali naik menjadi 111 orang,” ujarnya Rabu (25/3).

Hingga saat ini tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid 19 di Provinsi Bali. Kasus PDP berjumlah 111 orang karena bertambah 9 orang sampai dengan tadi malam, Selasa (24/3). Dari 9 orang tersebut terdiri dari 2 orang WNA dan 7 orang WNI karena memiliki riwayat kontak dengan kasus terakhir positif. Ke-9 orang itu sudah diambil Sean dan sampel lainnya dan sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes. Ke-9 orang ini menjadi sangat penting bagi Bali karena mereka diketahui berkontak langsung dengan pasien yang sudah dinyatakan positif. Dari 111 sample yang dikirim untuk uji laboratorium hingga saat ini belum keluar. Untuk kontak tracing tidak ada penambahan. Di Bali seluruhnya, baik ODP yang membutuhkan atensi khusus maupun PDP sudah mencapai 400 orang. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah karena petugas akan melayani Rapid Test dalam waktu dekat ini.

Menurut Dewa Indra, sekalipun terjadi peningkatan baik ODP maupun PDP di Bali, namun masyarakat tidak perlu panik dan cemas. Sikap waspada dan melindungi diri sendiri dan keluarga harus terus ditingkatkan. Untuk itu harus benar-benar diperhatikan tentang social distancing, hindari kerumunan, hindari kontak fisik individu dan selalu mengenakan masker bila sakit flu atau batuk, terapkan pola hidup sehat. “Saya meminta kerja sama semua masyarakat untuk taati anjuran pemerintah demi kepentingan bersama. Hindari kontak fisik, hindari kerumunan, hindari bepergian yang tidak penting. Upayakan diam di rumah, dan jaga pola hidup sehat. Percayalah kepada pemerintah demi kebaikan bersama,” ujarnya. (Axele Dhae)

Facebook Comments