Home Tekno Pendidikan 91 Warga Belu Ikut Selekesi Pelatihan Di BBPLK Semarang

91 Warga Belu Ikut Selekesi Pelatihan Di BBPLK Semarang

437

Atambua, Theeast.co.id – Sebanyak 91 warga kabupaten Belu yang mendaftar pada pelatihan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, sejak pagi tadi (24/01/2019) mengikuti seleksi Tes Potensi Akademik dan wawancara dari tim BBPLK Semarang di gedung Betelalenok Atambua.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kabupaten Belu, Laurentius Nahak saat ditemui awak media ini mengatakan bahwa secara keseluruhan peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan di BBPLK Semarang ada 91 peserta hanya saja saat ini yang ikut seleksi baru separuh jumlah yang ada, Kamis (24/01/2018).

Dijelaskan bahwa dari 91 peserta akan diseleksi menjadi 1 paket dan dalam paket tersebut hanya terdapat 16 peserta yang bisa mengikuti pelatihan tahap pertama di Semarang dan direncanakan akan berangkat pada tanggal 07 Februari 2019 mendatang. Ke-16 peserta yang lulus seleksi akan mengikuti pelatihan selama sebulan dalam dua program, diantaranya 5 peserta pelatihan Administrasi Perkantoran dan 11 peserta akan ikut pelatihan Garment.

Laurentius juga menegaskan bahwa kewenangan kelulusan peserta tidak ada pada Dinas yang dipimpinnya. Proses seleksi ini dilakukan langsung oleh tim dari BBPKL Semarang sehingga hasil seleksinya pun akan diberitahukan setelah tim tersebut melakukan penilaian di Semarang. Pihak Nakertrans Belu sendiri bersifat pasif dalam semua proses hingga pelatihan yang dibiayai oleh pemerintah Pusat. “Hari ini direncanakan semua proses seleksi akan diselesaikan baik itu seleksi maupun wawancara. Hasilnya kapan diumumkan itu kita akan menunggu setelah tim kembali ke Semarang dan memberikan penilaian serta menentukan keenam belas orang yang ikut pelatihan tahap pertama”, imbuhnya.

Para peserta yang telah mendaftar ini akan tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Bagi 70-an peserta yang tidak lolos seleksi dalam paket pertama ini akan mengikuti seleksi lagi pada pelatihan dalam paket berikut di BBPLK Semarang sehingga tidak akan ada lagi pendaftaran untuk BBPKL Semarang pada paket pelatihan berikutnya. “Mereka yang tidak lolos kali ini akan dipersiapkan untuk paket berikut sehingga semuanya akan ambil bagian dari pelatihan di BBPLK Semarang”, tegas Kadis Laurentius.

Kadis Nakertrans Laurentius menyatakan juga bahwa Bupati Belu sangat mengharapkan agar ke-enam belas peserta yang berangkat mengikuti pelatihan harus memiliki kemampuan dasar yang baik di bidang Elektronik dan IT sehingga yang lulus merupakan peserta yang berkualitas. Hal ini pun telah ditegaskan oleh tim BBPLK dari Semarang yang menyatakan bahwa peserta yang akan berangkat dan seusai pulang dari pelatihan minimal memiliki kemampuan berbicara di muka forum, memiliki jiwa kepemimpinandan harus bisa tahan uji mental.

Pihaknya pun akan melakukan rapat bersama tim TAPD kabupaten Belu untuk membantu peserta yang akan berangkat walaupun tidak ada dalam rencana anggaran di Dinas Nakertrans karena kegiatan pelatihan ini juga merupakan keinginan Bupati dan Wakil Bupati Belu dalam upaya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kabupaten Belu. (Ronny)