Home Nasional Daerah Mendag : Pasar Tradisional Di Kota Denpasar Bisa Bikin Orang Tidur Nyaman

Mendag : Pasar Tradisional Di Kota Denpasar Bisa Bikin Orang Tidur Nyaman

Denpasar, Theeast.co.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita mengapresiasi penataan Pasar Badung, yang diresmikan oleh Presiden Jokowi, Jumat sore (22/3). Beberapa saat sebelum peresmian, Enggar langsung meninjau Pasar Badung. Saat itu Enggar ditemani oleh Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPW Partai Nasdem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, Direktur PD Parkir, Kepala Dinas Perdagangan Kota Denpasar, mantan Walikota Denpasar yang juga adalah Menteri Koperasi dan UKM RI dan berbagai pejabat lainnya. Mendag berjalan keliling sambil menemui ibu- ibu pedagang berdialog dengan mereka.

Saat dikonfirmasi di sela-sela peninjauan Pasar Badung, Mendag sangat mengapresiasi penataan Pasar Badung. Ia mengatakan, untuk Kota Denpasar, semua pasar tradisionalnya sangat nyaman, aman, bersih, dan rapih. Sudah seperti pasar modern. “Pasar tradisional di Kota Denpasar sudah sangat terkenal. Di Pasar Badung ini, orang bisa tidur dengan nyaman. Sama juga dengan Pasar Sindu yang ada di Sanur. Sudah mendunia. Pasarnya tradisional, kemasannya modern. Kami sangat apresiasi,” ujarnya.

Pujian dan apresiasi dari Mendag terhadap Pasar Badung sangat beralasan. Ia menjelaskan, kondisi pasarnya sangat bersih seperti mall. Tidak ada orang merokok. Penataannya sangat rapih. Pasar yang dibangun 4 lantai ini dilengkapi dengan eskalator, AC, Lift, toilet yang bersih, ruang ASI tempat ibu menyusui bayi, ruangan merokok. Setiap stand pedagang dilengkapi dengan tempat sembahyang. Bukan hanya itu. Fasilitas yang cukup menarik lainnya adalah adanya kran air siap minum. “Jadi kalau orang selama berada di Pasar Badung, tidak perlu membawa botol air lagi. Hanya menyiapkan uang Rp 1000, dia bisa mengisi air minum sepuasnya. Semuanya otomatis. Jadi begitu isi koin 1000, air langsung keluar sebanyaknya, sesuai botol atau wadah yang disiapkan,” ujarnya. Pembinaan SDM para pedagang juga terus digiatkan. Jadi pola perilaku, kemasan barang, semuanya tertata dengan baik.

 

 Kelengkapan lainnya adanya fasilitas timbangan elektronik. Pembeli bisa menimbang kembali barang belanjaannya dengan timbangan otomatis. Bila tidak cocok beratnya, maka pembeli bisa komplain ke pedagang. Kemajuan ini membuat Kemendag akan membantu Pasar Badung untuk menyiapkan fasilitas aplikasi bagaimana para pembeli bisa mengecek harga apa saja. Harga itu sudah diatur oleh pemerintah. “Jadi kalau orang mau beli bawang misalnya, dia membuka lewat HP, dimana harga bawang yang paling murah,” ujarnya. (Axelle

Facebook Comments

About Post Author

Exit mobile version