Bali Gelar Kelompok Sadar Wisata

Denpasar, Theeast.co.id – Pemerintah Provinsi Bali menggelar lomba sadar wisata. Lomba tersebut digelar karena Bali merupakan sebuah pulau yang berlandaskan pariwissta budaya sebagai roda penggerak perekonomian disegala lapisan masyarakat dan berdampak langsung bagi kesejateraan masyarakat. Untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan sektor pariwisata sebagai sektor andalan, maka Pemerintah Provinsi Bali khususnya Dinas Pariwisata sebagai fasilitator dan regulator menggelar lomba Kelompok Sadar Wisata, yang merupakan suatu organisasi yang dibentuk di suatu destinasi wisata yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pariwisata di daerahnya. 

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, lomba tersebut menjadi pemicu agar semua elemen mulai pemerintah, swasta, asosiasi terus melakukan koordinasi lintas sektor, melakukan berbagai pembenahan demi kualitas pariwisata Bali yang kompetitif.  Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah Juara Lomba Kelompok Sadar Wisata, digelar di  Ruang Rapat Soka, Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Denpasar, Senin (15/07).


Putu Astawa mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan bukan hanya sebagai simbolisasi semata, melainkan untuk menggairahkan serta mengaktifkan tugas dan fungsi kelompok sadar wisata dan peran sertanya dalam meningkatkan pembangunan pariwisata Bali. Diharapkan kelompok ini dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan pariwisata. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaraan masyarakat agar siap berperan sebagai tuan rumah; memahami serta mampu mewujudkan konsep sapta pesona; serta menumbuhkan keinginan dan kepedulian masyarakat untuk menggali atau mencintai tanah airnya. 

Sedangkan terkait dengan teknis pelaksanaan lomba tersebut, ia menyatakan bahwa indikator yang harus dipenuhi oleh para peserta adalah aspek administrasi, aspek fisik, aspek sumber daya manusia dan aspek kegiatan. Untuk melakukan penilaian, maka Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendatangkan tim penilai yag berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kanit II Dit Pam Obvit Polda Bali dan STP Nusa Dua Bali . “Penilaian yang sudah dilakukan dari Bulan April 2019 ini, diharapkan siapapun nanti yang menjadi pemenangnya, dapat mengetok tularkan kepada Desa lainnya,” pungkasnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Kelompok Sadar Wisata Dukuh Penaban Kabupaten Karangasem berhasil mendapatkan Juara I dengan nilai 86,80; Juara II diraih oleh Kelompok Sadar Wisata Twin Hill Kabupaten Bangli dengan nilai 82,85; dan Kelompok Sadar Wisata Desa Paksebali Kabupaten Klungkung dengan nilai 81,60. Masing-masing juara berhak mendapatkan Piagam dan uang pembinaan. (Axelle Dae)

Facebook Comments