Mess PLBN Mota’ain Diresmikan

ATAMBUA, Theeast.co.id – Mess pegawai Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL diresmikan oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), Robert Simbolon pada Selasa pagi (13/08/2019).

Hadir dalam acara peresmian mess pegawai PLBN Mota’ain tersebut, Kepala BNPP Provinsi NTT, Kepala Balai Prasarana wilayah NTT, Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah XIII NTT, Administrator PLBN Mota’ain, Pejabat CIQ Indonesia, Bupati Belu, Danramil Wedomu, Kapospol Mota’ain, Camat Tastim, Kadis Perindag Belu, Tokoh Agama serta Pejabat undangan lainnya.

Pengguntingan pita oleh Deputi BNPP Robert Simbolon didampingi Bupati Belu, Willybrodus Lay disaksikan sejumlah pejabat yang hadir menjadi tanda peresmian asrama PLBN Mota’ain tersebut.

Deputi Bidang Pengelolaan Batas BNPP, Robert Simbolon menyampaikan bahwa dengan peresmian hari ini diharapkan agar menggunakan mess dengan sebaik-baiknya. Karena mess ini adalah rumah negara, barang milik kita.

“Mari kita gunakan dengan baik-baiknya searif-arifnya,” ujar Deputi.

Apabila ada kendala terkait perbaikan mess jelas Simbolon bisa diperbaiki sendiri, tetapi alangkah baiknya silakan berkoordinasi dengan bawahan atau staf pengelola perbatasan yang berada di PLBN.

“Gunakanlah mess karyawan dengan sebaik-baiknya, tinggal dengan penuh cinta, kalau anda tidak bawa cinta jangan tinggal di mess karena dengan cinta anda akan tinggal nyaman,” pesan Simbolon.

Lebih lanjut Simbolon mengemukakan setelah gunakan mess akan langsung masuk ke tahap berikutnya yaitu tahap penggunaan pasar dan rencana paling lambat 17 September mendatang seluruh akifitas di pasar sudah mulai berjalan dan kalau bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Dari 7 PLBN yang dibangun PLBN Mota’ain sebagai percontohan dalam proses penggunaan seluruh fasilitas dan layak jadi percontohan untuk PLBN lainnya,” katanya.

Simbolon mengajak Bupati, Camat Tasifeto Timur dan Kades Silawan agar terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh jajaran demi kemajuan pembangunan serta kesejahteraan warga di perbatasan.

“Pentingnya koordinasi, komunikasi. Jangan sampai kehadiran PLBN membuat pengkotak-kotakan. PLBN kita bangun dan jadikan keberadaan kita di perbatasan sebagai simbol merah putih,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Belu Willybrodus Lay menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi atas perhatian yang telah membangun Indonesia dari tepian Negeri khususnya Kabupaten Belu. (Ronny)

Facebook Comments