Potensi Gerai JNE Bali Terbuka Lebar

DENPASAR, Theeast.co.id – Pertumbuhan pelanggan JNE Bali terus naik drastis. Bahkan, beberapa gudang JNE Bali terutama di Sanur dan Tuban terus terisi dengan barang-barang yang semakin banyak hari demi hari. Kepala Cabang JNE Bali I Nyoman Alit Septiniwati mengatakan, perharinya JNE Bali melayani 12 item barang. “Ini memang luar biasa. Kaum milenial terus mencoba produk baru.  Transaksi online sangat berdampak. Makanya pertumbuhan pasar JNE Bali terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya di Denpasar, Jumat (20/9).

Untuk melayani dan memberi kepuasan kepada pelanggan JNE, pihaknya ingin membuka gerai JNE dengan seluruh mitra di Bali. “Selama ini gerai terbanyak ada di Kota Denpasar. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Denpasar. Kami targetkan akan membuka gerai di seluruh Bali. Minilam satu kecamatan satu gerai,” ujarnya.

Selama ini JNE Bali terus membuka peluang bagi seluruh rekanan, seluruh mitra untuk melirik gerai JNE di seluruh kecamatan di Bali. “Kami terus membuka peluang bagi seluruh rekanan, seluruh mitra, untk membuka gerai di seluruh Bali. Peluang pasar itu masih ada dan berpotensi, dan sudah pasti untung,” ujarnya.

Pihaknya terus membuka lowongan melalui media sosial dan tidak ada syarat yang berarti bagi para mitra untuk bekerja. Pasar tersebut masih terbuka lebar di seluruh kecamatan di Bali. Beberapa kabupaten yang sangat berpotensi selain Denpasar dan Badung adalah Klungkung, Buleleng, dan juga Jembrana. Di Klungkung misalnya, bisa dibuka di beberapa kecamatan.

Namun menurutnya, sekalipun ditargetkan akan dibuka di seluruh kecamatan di Bali, pihaknya tetap memperhatikan potensi pasar yang ada. Artinya, kecamatan yang berpotensi meningkat pasarnya akan direkomendasikan untuk dibuka. “Makanya begitu ada permintaan di Denpasar, kami selalu mengarahkan untuk membuka di kabupaten lainnya. Jangan sampai menumpuk di Denpasar,” ujarnya. Hingga saat ini JNE Bali memiliki kantor perwakilan 11, dan ada 120 mitra yang tersebra di seluruh Bali.

Menurutnya, operasional kantor perwakilan menjadi tanggungjawab JNE Bali. Sementara konter-konter kecil dan gerai-gerai sepenuhnya menjadi tanggunjawab mitra. Para mitra disilahkan untuk menjual dan promosi. “Kalau yang di konter kecil-kecil itu hanya sebagai hak penjualan saja. Sementara untuk perwakilan atau cabang wajib beroperasi untuk kelancaran barang,” ujarnya.

Untuk para mitra, selain keuntungan penjualan, mereka juga berhak memperoleh komisi penjulan dari JNE Bali. Semuanya dihitung transparan. “Para mitra kita bebaskan, karena mereka akan mengantar barang baik ke kantor pusat, kantor perwakilan dan cabang. Para mitra dibebas apakah akan mengambil komisi hari itu juga, sesaat setelah mengantar barang, atau bisa diklaim sebulan sekali,” ujarnya.

Gerai yang ada saat ini jumlahnya masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan kebutuhan pasar ekspedisi yang semakin meningkat. Salama ini, gerai JNE masih terkonsentrasi di wilayah Denpasar yang cenderung memiliki aktivitas perekonomian lebih padat.

Nantinya ditargetkan satu kecamatan satu gerai atau bahkan bisa lebih tergantung kebutuhan. Meski begitu, potensi market tetap menjadi pertimbangan, misalnya dilihat seberapa banyak kiriman barang yang datang ke wilayah tersebut.

Nantinya, dibukanya gerai baru tersebut akan melibatkan masyarakat setempat dengan skema kerja sama sehingga ini bisa menjadi peluang bisnis baru. Tugas gerai baru JNE yang ada di kecamatan ini akan berfungsi sebagai tempat untuk pendistribusian barang kiriman ataupun sebaliknya.

Para mitra diminta tidak perlu kuatir karena pihaknya optimis bahwa pasar JNE akan terus meningkat karena transaksi online terus meningkat. Bali memiliki potensi yang cukup besar mengingat jika dilihat dari kebutuhan pengguna jasa ekspedisi terus meningkat, didukung dengan gaya masyarakat saat sudah semakin konsumtif.

Selain memperluas pasar, pihaknya berencana juga menambah jadwal pengiriman barang yang semula hanya satu kali menjadi dua kali pemberangkatan dalam sehari. Program ini dikhususkan untuk pengiriman barang ke luar kota dan Luar Bali seperti Jawa Timur dan NTT sesuai cakupan wilayah pengiriman di JTBN.(Axelle Dae)

Facebook Comments