Surabaya Tuan Rumah Annual Economic Gathering of Indonesia (AEGIS) 2019

SURABAYA, Theeast.co.id – Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Annual Economic Gathering of Indonesia (AEGIS) 2019 di Surabaya pada tanggal 12-14 Oktober 2019. Kegiatan yang dirancang sebagai pendahuluan dari Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 ini merupakan upaya Kementerian Luar Negeri untuk menjembatani Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pebisnis setempat dalam mencari berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan dan investasi dengan berbagai pihak di luar negeri, khususnya di kawasan Asia Pasifik dan Afrika. 

Kegiatan AEGIS dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Desra Percaya dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak serta unsur Pemerintah Provinsi, KADIN, dan asosiasi pengusaha dari seluruh Jawa Timur. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika menyampaikan kembali tiga hal penting yang telah disampaikan Menteri Luar Negeri untuk dapat terus bergerak maju di bidang bisnis di tengah ketidakpastian global yang ada. Beberapa diantaranya yaitu pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor bisnis, perlu adanya infrastruktur bisnis yang lebih baik dan lebih kuat, serta mengadakan kerja sama berkelanjutan khususnya pada sektor bisnis yang memberikan keuntungan bagi kita bersama.

Mewakili unsur pemerintah daerah, Wakil Gubernur Jawa Timur turut menyampaikan potensi ekonomi yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Timur serta rencana-rencana aksi ke depan yang akan ditempuh pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi tersebut dan sekaligus terus menarik minat pengusaha asing untuk dapat menjalin kerja sama perdagangan dan investasi dengan pelaku usaha di Jawa Timur.

Setelah resmi dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Business Forum, yang menjadi wadah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempromosikan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki kawasan tersebut. Tidak hanya dari pihak pemerintah daerah, akan ada juga presentasi dari pengusaha, baik dari dalam maupun luar negeri, yang menyampaikan success story dalam melakukan kerja sama perdagangan antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha dari luar negeri. Sebagai tindak lanjut dari usaha penguatan kerja sama di bidang investasi dan perdagangan, akan dilakukan business matching untuk mempertemukan para pebisnis di kawasan Asia Pasifik dan Afrika dengan calon mitra usahanya di Provinsi Jawa Timur untuk membuka peluang terbangunnya koneksi dan potensi kerja sama transaksi perdagangan maupun komitmen investasi. 

AEGIS dihadiri oleh sekitar 250 pengusaha lokal dan pengusaha dari 21 negara di Kawasan Asia Pasifik di antaranya Persatuan Emirat Arab, Oman, Yordania, Mesir, Tunisia, Yaman, Suriah, Libya, Palestina, Korea Selatan, Afrika Selatan, India, Azerbaijan, Afghanistan, Zimbabwe, dan Bangladesh. Di samping agenda business forum dan business matching, pelaku usaha di Jawa Timur juga diberikan kesempatan menampilkan produk unggulan mereka dalam mini exhibition yang diselenggarakan di tempat pelaksanaan kegiatan AEGIS. Selain itu, telah dilakukan kunjungan ke Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) untuk melihat secara langsung kegiatan produksi kawasan industri di Jawa Timur. 

Saat ini, diplomasi ekonomi menjadi salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia. Sebagai salah satu bentuk tindak lanjut pemerintah dalam melaksanakan prioritas tersebut, kegiatan AEGIS diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengusaha Indonesia untuk dapat menjajaki berbagai peluang kerja sama dengan mitra usaha di luar negeri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberi kesempatan bagi para pebisnis dari kawasan Asia Pasifik dan Afrika untuk melihat secara langsung potensi bisnis di Jawa Timur.(Axelle Dae)

Facebook Comments