UNIT Commander Meeting (UCM) dan Kunjungan Timbal Balas Panglima Briged ke 5 Infanteri Tentra Diraja Malaysia ke Wilayah Korem 091/ASN

SAMARINDA, Theeast.co.id – Untuk lebih meningkatkan serta memelihara koordinasi yang baik dalam menjaga perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, pertemuan bertajuk UCM (Unit Commander Meeting) antara Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) selaku Dan Kolakops Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) dan TDM yang berlangsung di Markas Korem 091/ASN, Rabu (23/10/2019).

Peserta dari pihak MK 5 Briged TDM Malaysia Panglima 5 Bgd Brig Jen Datuk Muhammad Hafizuddeain Bin Jantan, Ketua Staf 5 Bgd Lt Kol Kamarulzaman Bin Hj Mohd Yunos, Co 3 Ramd Lt Kol Mohd Yazid Bin Yaacob, Ps 3 Gerak 5 Bgd Mej Azhari Bin Che Rus, Ps 3 Tadbir 9 Bgd Kapt Muhammad Adam Bin Hj Abdul Haris dan Ps 2 Belanjawan Kapt Muhamad Abdul Ghazali Bin Mohd Fauzi.

Kegiatan Unit Commander Meeting bersama Korem 091/ASN-TDM merupakan agenda tahunan yang dilakukan secara rutin untuk membahas koordinasi dan merencanakan program-program yang akan dilakukan bersama dikaitkan dengan tugas yang dilakukan dalam menjaga perbatasan antara RI dan Malaysia oleh kedua Institusi yaitu TNI yang dilakukan oleh Kolakops Pamtas Korem 091/ASN dan TDM dalam hal ini MK 5 Briged TDM yang berkedudukan di Markas TDM, ATB 2 Kem Kukusan Tawau Malaysia.

Adapun Pembahasan rapat meliputi koordinasi antar kedua Institusi di dalam menjaga perbatasan kedua negara. Selain itu dibahas juga mengenai kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama antara TNI dan TDM seperti Patroli Terkoordinasi, olah raga bersama, Karya Bhakti, penyusunan SOP dan kegiatan lain yang dapat dilakukan antar prajurit TNI dan TDM secara bersama di perbatasan.

Komandan Kolakops Korem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono menuturkan “Kolakops Korem 091/Aji Surya Natakesuma diperkuat oleh 2 (dua) Satgas Pamtas dan 3 (tiga) Satgas Teritorial. Saat ini terdapat 2 (dua) Batalyon Infanteri, yang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia -Malaysia di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Pamtas menggelar pasukannya di 35 pos perbatasan termasuk Pos Gabungan Bersama Indonesia-Malaysia di Seliku, Bakalalan, dan Simanggaris sebagai wujud pengamanan wilayah yang bersifat statis dan melakukan patroli secara terencana bersifat aktif sesuai sektor pos masing-masing. Serta masing-masing Satgas berjumlah 450 prajurit, TDM 1 Batalyon 250 diisi pos pos sepanjangan sabah dan Kaltara”, ungkapnya.(red)

Facebook Comments