Home Nasional Sosial Warga Hindu Bali Atensi Penanganan Kasus Hare Krisna dan Penistaan Agama oleh...

Warga Hindu Bali Atensi Penanganan Kasus Hare Krisna dan Penistaan Agama oleh AWK

DENPASAR, The East Indonesia – Warga Hindu Bali yang tergabung dalam Forum Koordinasi Hindu Bali berkesempatan untuk melakukan audiensi dengan DirIntelkam Polda Bali bertempat di Kantor PHDI Bali Jl Ratna Denpasar beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat dari Polda Bali, PHDI dan beberapa tokoh Hindu Bali lainnya. Ketua Forum Koordinasi Hindu Bali, I Wayan Bagiarta Negara menerangkan pihaknya dan PHDI sepakat satu suara dalam Mahasabha nanti yakni mengusulkan pencabutan pengayoman terhadap Hare Krishna dan Sampradaya Nondresta Bali. “Ajaran Hare Krishna dan Sampradaya Nondresta telah mengusik kenyamanan di Bali terutama umat Hindu Bali. Makanya kami bersama PHDI akan sepakat agar pengayoman terhadap Hare Krishna dan Sampradaya Nondresta untuk dicabut,” ujarnya.

Sementara Ketua PHDI Prof. IGN Sudiana mengatakan, pihaknya bersama tim sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi terbaik bagi persoalan yang dihadapi umat Hindu Bali terhadap persoalan ajaran Hare Krishna dan Sampradaya Nondresta. “Untuk persoalan Hare Krishna dan Sampradaya Nondresta kami sudah mengusulkan ke PHDI Pusat agar segera mencabut pengayoman,” ujarnya.

Sementara soal pengaduan masyarakat Nusa Penida terkait dengan penistaan agama yang dilakukan oleh senator asal Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna juga sudah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik. “Kami juga sudah menerima aspirasi dan pengaduan masyarakat Nusa Penida. Kami juga sudah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi ahli untuk dimintai keterangan oleh penyidik,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, semakin berlarut larutnya polemik Sampradaya Hare Krishna dengan masyarakat Hindu Bali dan juga belum jelasnya perkembangan atas implementasi nyata atas adanya SKB PHDI Bali dan MDA Bali membuat Forum Koordinasi Hindu Bali di terima audensi oleh DirIntelKam Polda Bali di kantor PHDI. Rapat dihadiri oleh DirIntelKam Polda Bali atas nama Kapolda Bali, para wakil ormas Hindu Bali yang tergabung dalam Forum Koordinasi Hindu Bali.

Rapat bertujuan agar sesegera mungkin polemik Sampradaya Hare Krishna bisa diselesaikan dan juga mengharapkan agar Polda Bali segera memproses laporan yang telah di buat oleh Team Pengacara Komponen Rakyat Bali ( KRB) dan Team Hukum Nusa Bali (THNB) sehingga ada kepastian hukum atas laporan yang telah di buat terhadap Arya Wedakarna yang diduga telah melecehkan Agama Hindu. Dalam rapat itu ditegaskan bahwa Polda Bali berkomitmen penuh mendukung perjuangan masyarakat Bali untuk mengajegkan Hindu Bali dan meminta agar perjuangan di lakukan tanpa kekerasan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat umum.(Axelle Dae).

Facebook Comments
Exit mobile version