Home Gaya Hidup Kesehatan Antisipasi Kasus Omicron, Satgas Covid-19 Periksa KM Nusantara 51 di Celukan Bawang

Antisipasi Kasus Omicron, Satgas Covid-19 Periksa KM Nusantara 51 di Celukan Bawang

SINGARAJA, The East Indonesia – Upaya Satgas Covid-19 Buleleng dalam mengamankan wilayah-wilayah pintu masuk jalur laut akan potensi penularan Covid-19 utamanya varian Omicron terus dilakukan, hari ini Selasa, 11/1 Satgas Covid-19 Buleleng kembali memeriksa kedatangan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 51 dari Sapeken Madura di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak.Hal ini diungkapkan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, ujar Suwarmawan yang juga Kadis Kominfosanti ini, KM Sabuk Nusantara 51 trayek Sapeken-Buleleng-Carik Madura, dengan jumlah ABK 18 orang, penumpang 21 orang, dan penumpang lanjutan 3 orang berlabuh di Celukan Bawang.

“Dari 18 penumpang turun ke Buleleng, 16 orang sudah membawa surat negatif hasil tes rapid, namun 2 orang diantaranya tidak membawa surat keterangan hasil tes rapid. Berdasarkan SOP, 2 orang tersebut kami lakukan tes rapid di klinik Ganesha. Syukur dari hasilnya dinyatakan negatif Covid-19,” terangnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Camat Gerokgak Made Juartawan mengatakan, pihaknya melalui Satpol PP Kecamatan Gerokgak bersinergi dengan Polsek KP Celukan Bawang, Koramil, Danposal, KKP dan Pelindo Celukan Bawang selalu melakukan pengawasan dan pemantauan kapal yang datang dari luar sesuai jadwal kedatangan kapal.

“Tujuannya, selain untuk pengamanan juga mencegah masuknya Covid-19 melalui pintu masuk laut di Kabupaten Buleleng. Ini memang tugas kita. Dengan kesiapsiagaan SatgasCovid-19, mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” harapnya.

Kembali ke perkembangan data penanganan Covid-19 Buleleng, Kadis Suwarmawan mengatakan, hari ini kasus di Buleleng masih landai. Tidak ada penambahan konfirmasi sehingga tercatat nol kasus.

“Kabar baik ini harus kita pertahankan, jangan lengah dan abai akan prokes. Covid-19 masih ada. Mari tuntaskan program vaksinasi dan aplikasikan PeduliLindungi. Disiplin kuncinya,” tutupnya.***

Penulis – Wismaya|Editor – Chris

Facebook Comments
Exit mobile version