Home Nasional Hukum dan Kriminal Sempat Kabur Ke Banyuwangi, Residivis Pencurian Emas Ditembak

Sempat Kabur Ke Banyuwangi, Residivis Pencurian Emas Ditembak

Kapolsek Gerokgak Kompol I Ketut Suaka Purnawasa dalam press release tersangka Rian yang mencuri emas di enam TKP pada Kamis (13/1) di Mapolres Buleleng. FOTO - IST.

SINGARAJA, The East Indonesia – Arpiansa alias Rian (23) dihadiahi timah panas pada bagian betis kanannya oleh polisi. Ini lantaran pria yang tersangkut kasus pencurian emas tersebut, mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kapolsek Gerokgak Kompol I Ketut Suaka Purnawasa dalam press release Kamis (13/1) di Mapolres Buleleng mengatakan, tersangka Rian mencuri emas di enam TKP, yang seluruhnya merupakan rumah warga  di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Pencurian dilakukan tersangka sejak Oktober 2021 lalu. modus yang dilakukan oleh tersangka ialah menyasar rumah-rumah kosong yang ditinggal keluar oleh pemiliknya.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela  menggunakan parang. Selanjutnya masuk ke dalam kamar, lalu mengambil perhiasan yang tersimpan di dalam lemari. Kasus ini sudah enam kali dilakukan oleh pelaku.,” ucapnya.

Kompol Suaka mengatakan, tersangka Rian terakhir mencuri emas pada Selasa (4/1) kemarin. korbannya adalah Made Juni Artana (40) asal Banjar Dinas Sekeling, Desa Penyabangan. Tersangka mencuri emas berupa gelang tangan dan kaki, yang sebelumnya disimpan oleh korban di dalam lemari. Emas tersebut kemudian dijual oleh tersangka di salah satu toko perhiasan di wilayah Seririt.

Usai menjual emas tersebut, tersangka kemudian bersembunyi di salah satu perumahan yang ada di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Namun usahanya untuk menghindar dari kejaran polisi itu gagal. Unit Reskrim Polsek Gerokgak berhasil menangkapnya pada Minggu (9/1). Betis kanannya tersangka terpaksa ditembak, lantaran berusaha melarikan diri.

“Sementara barang bukti yang berhasil kami amankan baru satu, yakni milik korban Made Juni Artana . Sementara untuk barang bukti dari lima TKP lain masih kami cari, akan kami dalami,” pungkasnya.***

Penulis – Wismaya|Editor – Chris

Facebook Comments
Exit mobile version