Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Gagalkan Penyelundupan Motor dan BBM

146
Satgas Pamtas Yonif 742/SWY menggagalkan upaya Penyelundupan Motor Suzuki Satria FU di Pos Lookeu (atas) dan BBM di Pos Motaain (bawah). Foto : Rony

ATAMBUA, The East Indonesia – Satuan tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Negara RI-RDTL Sektor Timur, Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang secara ilegal dari Indonesia ke Negara Timor Leste.

Kali ini Satgas Pamtas Yonif 742/SWY menggagalkan upaya penyelundupan satu sepeda motor di Pos Lookeu, Kipam III pada Sabtu, 25 November 2023.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY, Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P, saat dikonfirmasi awak media The East Indonesia, Minggu (26/11/2023), menjelaskan bahwa penggagalan penyelundupan 1 Unit Sepeda Motor merk Suzuki Satria FU ini dipimpin langsung Dankipam III, Kapten Inf Taura Mheru Asadulloh, S.T.Han.

Dijelaskan bahwa awalnya personil Kipam III mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan penyelundupan sepeda motor dijalur perbatasan Desa Lookeu, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu.

Menindaklanjuti informasi tersebut Dankipam III memerintahkan Danpos Lookeu, Sertu Galih Tegar untuk melaksanakan Patroli dan ambus disepanjang jalan setapak/jalur tikus di Desa Lookeu yang diduga berpotensi dilakukan kegiatan-kegiatan ilegal/pelintas batas ilegal.

Baca juga :  Kapolres Rilis Pengungkapan Kasus di Wilayah Badung

Sekitar pukul 20.45 Wita Tim Patroli Pos Lookeu tiba disekitar sungai desa Lookeu di perbatasan Negara Indonesia dengan Negara Timor Leste.

“Tim melihat 2 orang oknum warga mendorong sepeda motor diduga akan dibawa ke arah Timor Leste melalui jalur tikus, mencegah hal itu Serda Sepri memberikan peringatan verbal, Berhenti! kepada dua OTK. Mengetahui ada anggota TNI, kedua OTK tersebut melarikan diri meninggalkan sepeda motor Satria FU tersebut,” tutur Dansatgas Trijuang.

Disampaikan bahwa Tim Patroli pun melakukan upaya pengejaran dan penyisiran terhadap para pelaku namun pelaku lolos dari kejaran.

“Hasil patroli, personil mendapatkan satu unit sepeda motor jenis Suzuki Satria Fu tanpa Nopol dan tanpa surat-surat kendaraan Motor tersebut diduga dari hasil kejahatan dan/atau akan diperjual belikan secara ilegal,” tutur Trijuang Danarjati.

Baca juga :  Ini Komentar Dansubdenpom Atambua Terkait Warga Perbatasan Yang Disenggol Mobil Tentara

Dansatgas mengatakan bahwa barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor jenis Satria F saat ini diamankan di Pos Lookeu untuk diserahkan pada pihak yang berwenang guna penegakan hukum selanjutnya.

Selain itu pada hari yang sama, Sabtu, 25 November 2023, Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Pos Motaain Kipam I juga berhasil melakukan penggalangan legiatan ilegal BBM di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Kegiatan dipimpin Dankipam I, Lettu Inf Ginanjar Maulana Prasetya S.T. Han dimana tim patroli melaksanakan kegiatan patroli dan ambus di jalan setapak yang dicurigai sering digunakan sebagai lokasi untuk menyelundupkan barang barang ilegal.

Ambus tersebut bertujuan guna mencegah kegiatan-kegiatan ilegal di wilayah yurisdiksi perbatasan RI-RDTL.

Baca juga :  Diduga Korupsi DD Di Malaka, Penyidik Kejari Belu Tetapkan Mantan Kades Manumutin Silole Dan Alala Sebagai Tersangka

“Sekitar pukul 18.25 Wita disaat cuaca hujan, personil Pos Motaain yang melaksanakan ambus melihat 3 orang tidak dikenal membawa jerigen yang diduga berisi BBM. Personil yang ambus mendekati OTK tersebut, melihat kehadiran personil Pos Motaain yang melaksanakan ambus oknum warga tersebut lari meninggalkan jerigen yang di bawanya sembari berteriak halai ona, iha malae (lari sudah, ada tentara),” pungkas Dansatgas Trijuang Danarjati.

Selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap jerigen tersebut dan isinya BBM jenis minyak tanah sebanyak 140 Liter yang diduga akan melakukan kegiatan ilegal di jalur perbatasan.

Ditegaskan, BBM tersebut diamankan oleh personil Pos Motaain yg melaksanakan ambus sebagai barang bukti (BB) untuk diserahkan pada pihak yang berwenang guna penegakan hukum lanjutan. (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author