Thursday, February 12, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Ikatan Media Online Indonesia Gelar Rakernas I di Bali, Bawa Misi Reduksi Berita Hoax

MANGUPURA – Sejak dideklarasikan pada 27 Oktober 2017 di Jakarta, Organisasi Ikatan Media Online (IMO) – Indonesia akhirnya menyelenggarakan Rakernas yang pertama di Bali dari tanggal 13-15 Februari 2018. Dengan dihadiri Dewan Pimpinan Wilayah IMO-Indonesia dari 34 provinsi di Indonesia, agenda yang akan dibahas dalam rapat kerja nasional itu antara lain Pembahasan AD/ART dan Diskusi Panel terkait Peraturan Organisasi, Pengembangan Usaha Media Online, Regulasi Media Online dan UU Pers No. 40 Tahun 1999 serta UU ITE.

Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail mengatakan, organisasi IMO-Indonesia akan berperan dalam mereduksi berita hoax. Hal ini mengingat berdirinya IMO Indonesia dilandasi kesepakatan untuk menepis kabar hoax yang saat ini lagi marak.

“Produksi berita yang obyektif dan sesuai fakta, nantinya akan terakumalasi dalam mesin pencari. Dengan demikian, secara otomatis akan melawan kabar bohong yang sengaja diciptakan oleh segelintir orang tidak bertanggungjawab,” ujar Yakub, di Badung, Selasa, 13/2/2018.

Pada Rakernas I yang akan diisi dengan pengukuhan pengurus di masing-masing DPW se-Indonesia ini, Yakub juga mengajak anggota IMO untuk memenuhi legalitas badan usaha sesuai ketetapan Dewan Pers.

“IMO Indonesia mendorong dan membantu anggotanya dalam memenuhi legalitas badan usaha yang ditetapkan oleh Dewan Pers yakni, Perseroan Terbatas. Apalagi saat ini pendaftaran media online di Dewan Pers tidak harus datang, tapi bisa daftar via online,” jelas Yakub.

Selain itu, ruh organisasi badan usaha media online ini juga untuk memupuk rasa kebangsaan dan kebhinekaan dengan dasar utama Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu Ketua IMO-Indonesia DPW Provinsi Bali Wahyu Siswadi mengatakan, dengan segala keunikan yang dimiliki Bali, kedatangan para pemilik maupun Pimred Media Online, diharapkan akan memberikan efek positif terkait keamanan dan kenyamanan Bali sebagai destinasi wisata dunia.

“Mereka pasti punya sense of jurnalistic yang berbeda ketika berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Bali. Naluri jurnalistik itu pasti akan menuntun teman-teman pemilik media online dan pimred untuk menulis berita positif,” jelas Wahyu.

Rakernas I yang berlangsung selama tiga hari ini rencananya juga akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto.

IMO-Indonesia sendiri adalah organisasi Badan Usaha Media Online yang telah dideklarasikan pada tanggal 27 Oktober 2017 di Jakarta, dilatar belakangi dengan tumbuhnya ribuan media online yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia saat ini, dirasa perlu adanya sebuah organisasi Badan Usaha yang mewadahi media online.

Hal inilah yang mendorong para pendiri untuk membidani lahirnya IMO-Indonesia menjadi Organisasi Badan Usaha Media Online yang berimbang dalam pemberitaan dan menjadi pemersatu kebhinekaan, dengan akta pendirian nomor 49 Notaris H. Zainuddin, SH dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0016686.AH.01.07.Tahun 2017. IMO-Indonesia saat ini memiliki anggota 350 media online yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)

Popular Articles