Badung – Kemajuan teknologi hari ini memang telah membuat hampir segalanya menjadi serba digital dan online. Orang cenderung akan mencari segala sesuatu di internet, termasuk objek-objek wisata. Selain itu kemajuan teknologi ini juga telah melahirkan tren wisatawan baru hari ini, terutama wisatawan mancanegara, mereka tidak lagi hanya sekedar berwisata namun juga menetetap untuk sementara waktu ( Nomad) sambil melakukan aktifitas kerjanya secara digital dan online, itulah alasan mengapa destinasi dengan konsep “Digital Nomad” hari ini mulai menjadi incaran bagi para wisatawan.
Tren baru dalam dunia wisatawan ini rupanya direspon cepat oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pariwisata dengan merumuskan konsep “Nomadic Tourism dan Digital Destination” yang telah ditetapkan dalam Rakornas Pariwisata I Tahun 2018 lalu di BNDCC, Nusa Dua, Bali. Sebagai pionir di dalam dunia pariwisata Indonesia, ternyata Kabupaten Badung sudah selangkah di depan dalam hal ini.
Dalam konsep Digital Destination, salah satu infrastruktur yang harus dimiliki adalah jaringan internet, terkait ini Badung sudah akan mendeklarasikan bahwa di tahun ini seluruh wilayah Kabupaten Badung akan tercover free Wifi, bahkan sampai ke pelosok-pelosok desa. Selain itu Badung juga telah memiliki objek wisata “Digital Nomad” yang kini menjadi salah satu rujukan dalam membangun “Nomadic Tourism” di wilayah lain dan kedepannya ini akan lebih dikemas lagi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Ir. I Made Badra, MM., Senin 26/3.
“Badung akan mendeclare (mendeklarasikan), Oktober tahun ini, seluruh Badung akan free wifi, Badung akan menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang akan mendeclare free wifi sampai ke pelosok-pelosok manapun” ungkapnya.
Untuk destinasi dengan konsep Nomadic, Badung kini sudah memiliki “Digital Nomed” yang ada di Canggu, yang kini menjadi rujukan bagi pembangunan destinasi “Nomadic Tourism” di daerah lainnya, “Badung itu sudah mendahului, itu (Digital Nomad) ada di Canggu, mereka adalah ekspatriat-ekspatriat (wisatawan) itu semua, nah ini diformulasikan, dijadikan satu rujukan, nanti itu akan lebih dikemas lagi” kata Kepala Dinas Pariwisata Badung itu.
Meskipun menjadi rujukan bagi pengembangan pariwisata di Indonesia, dan telah menjadi destinasi wisata tingkat dunia, Badung tetap terus melakukan uapaya-upaya untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Bali, khususnya ke Badung, yang dilakukan dengan berbagai hal.
Made Badra mengatakan Dinas Pariwisata Badung telah mengundang asosiasi drone dunia untuk membuat viedeo/ foto drone diseluruh kawasan Badung, “kita mengundang mereka, kita membuat kompetisi, mereka akan membuat video dan foto drone di mana good spot yg orang belum tau, ini akan lebih mengeksplore lagi dan menyebarkannya keseluruh dunia” jelasnya.
Dinas Pariwisata Badung juga telah mengundang blogger seluruh dunia untuk membuat rencana tripnya di Bali, khususnya di Badung. Para Blogger itu akan membuat perencanaan Trip Tourism Destination di Badung. Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar $100.000.
“itu adalah upaya2 ril Pemerintah Badung, melalui Dinas Pariwisatanya untuk memajukan di “zaman now” ini, di jaman IT untuk mempublikasikan pariwisata Badung” ungkapnya.
Lebih lanjut Made Badra menjelaskan, objek wisata di Badung ada 37 destinasi, panjang garis pantai 82 km, hotel-hotel di Bali 80% ada di Badung, room availablenya 98 ribu dari total 130 ribu. Dari travel agent hingga asosiasi-asosiasi ada di Badung. Dengan itu sudah sepantasnya Badung ini pariwisatanya kelas dunia.
Tahun ini Badung menargetkan 7 juta wisatawan mancanegara, untuk itu Kabupaten Badung Melalui Dinas Pariwisatanya telah membuat perencanaan event-event yang akan diselenggarakan setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan di sepanjang tahun. event-event tersebut dibagi ke dalam tiga wilayah di Badung, yakni Festival Pertanian di Badung bagian utara, Festival Seni dan Budaya di tengah, dan Festival Budaya Bahari di Badung selatan.
“Di sepanjang garis pantai kita libatkan desa adat yang punya pantai, kita buatkan komunitas. Ada beberapa kegiatan-kegiatan yang mendukung bagaimana Nomade itu, kita sebnarnya sudah melakukan hal itu jauh-jauh hari. Yang dicanangkan kemarin kan untuk 10 destinasi di luar Bali. Badung telah menjadi role model pengembangan pariwisata Indonesia” tutupnya. (Adhi)


