Washington – Amerika Serikat resmi membuka kedutaan besar negaranya untuk Israel di Yerusalem dalam sebuah upacara pada Senin (14/5).
Seperti dikutip dari kantor berita Reuters, Duta Besar AS untuk Israel mengatakan “Hari ini, kami membuka kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem, Israel.”
Pembukaan kantor kedutaan besar ini dihadiri oleh delegasi dari Washington dan sejumlah pejabat Israel. Saat berlangsungnya acara ini, tampak warga Palestina menggelar aksi protes besar-besaran di lima titik di sepanjang Jalur Gaza.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa hingga saat ini setidaknya sudah ada 38 warga Palestina tewas akibat timah panas tentara Israel.
Pemindahan kedubes AS ini dilakukan sesuai dengan keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember lalu.
Keputusan ini menuai kecaman karena selama ini Yerusalem berada di pusaran konflik Israel dan Palestina. Mereka memperebutkan Yerusalem sebagai ibu kota negara masing-masing.
Mereka kemudian mencaplok daerah tersebut, namun pendudukan ini tak diakui oleh masyarakat internasional. Untuk menegaskan penolakan tersebut, tak ada negara asing yang mendirikan kantor perwakilannya untuk Israel di Yerusalem.(*)
(sumber : CNNIndonesia)


