Ruteng, Theeast.co.id — Forum Pemuda Peduli Kemanusiaan untuk Almarhum Fredy Taruk yang meninggal akibat penembakan oleh orang tak dikenal di Sondeng, Karot, Langke Rembong beberapa bulan yang lalu mengundang simpatik para pemuda kota Ruteng.
Mereka menggelar aksi seribu Lilin di Pusat Kota Ruteng, Manggarai, Flores NTT sebagai bentuk dukungan mereka terhadap almarhum yang hingga kini kasusnya masih misterius dan pihak Kepolisian Manggarai belum bisa mengungkap pelaku dibalik penembakan sadis itu.

Dari informasi yang dihimpun Theeast.co.id, segenap pemuda yang terdiri dari beberapa oraganisasi di Kota Ruteng yang terdiri dari PMKRI Cabang Ruteng, GMNI Ruteng, LMND EK Ruteng, Senat Mahasiswa STKIP Ruteng, BEM Stipas St.Sirilus Ruteng, PRESMA STIE Karya Ruteng, Para Pelajar Se-Kota Ruteng, OMK dari Paroki di wilayah Langke Rembong, dan GMIT Ruteng bersama-sama menggelar aksi untuk dukungan kemanusian tersebut di Lapangan Motang Rua, Ruteng tepatnya di depan Mapolres Manggarai pada sore hari ini Jumat (27/7).

Sampai berita ini diturunkan, aksi 1000 lilin ini masih berlangsung. Para pemuda peduli kemanusian ini terlihat masih menggelar beberapa aksi untuk almarhum Fredi Taruk yang berasal dari Sondeng,Karot, Langke Rembong Manggarai.
Untuk diketahui, nasib malang menimpa Ferdianus Taruk. Pemuda asal Curu kelurahan Karot kecamatan Langke Rembong, NTT itu menjadi korban penembakan oleh orang misterius di jalan raya Ruteng-Reo, tepatnya di Sondeng kelurahan Karot, Langke Rembong pada Selasa (28/3) sekitar pukul 00.24 malam.
Menurut keterangan saksi, Inosensius Mantur yang berada di TKP pada saat kejadian mengatakan, pada saat itu mereka bersama korban nongkrong di Sondeng, kelurahan Karot tiba-tiba mendengar bunyi letupan senjata.(Remi/Edi Dahal)


