Monday, January 12, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Diarahkan Megawati, Koster akan Melarang Penggunaan Kantong Sampah Plastik

Denpasar, Theeast.co.id-Gubernur terpilih I Wayan Koster menegaskan, pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri agar dirinya segera melarang penggunaan kantong sampah plastik di Bali. Hal ini disampaikan Koster saat ditemui di Rumah Transisi Renon Denpasar, Jumat (27/7). “Ibu Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarno Putri memberi arahan kepada saya, katanya, Koster, kalau kamu sudah dilantik, cobalah dipikirkan, buatlah aturan, untuk membatasi. Kalau saya akan memberi penegasan sudah yakni melarang sekaligus, supaya lebih tegas, penggunaan kantong plastik di Bali. Biar tegas sekalian,” ujar Koster dengan sangat tegas.

Menurutnya, larangan ini sudah sesuai dengan visi dan misi yang diusung oleh pasangan calon I Wayan Koster-Tjokorda Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace). “Ini memang sesuai dengan visi dan misi kami yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Saya sangat setuju dan saya akan jalankan itu. Dengan tegas,” ujarnya. Soal bagaimana cara melarangnya, akan diatur dalam regulasi yang benar, tetapi hal ini akan segera dilakukan. Menurut Koster, hal ini tidak terlalu sulit untuk melakukannya. “Zaman dahulu tidak ada plastik, tetapi orang bisa melakukannya,” ujarnya. Koster mengakui jika upaya ini akan berhadapan dengan industri plastik di Indonesia. Namun kalau sudah tidak dibutuhkan, maka industri juga harus beralih produk. Industri bisa bergeser dengan kertas dan sebagainya.

Di Bali sendiri berbagai upaya stop sampah plastik sudah dilakukan oleh berbagai aktifis lingkungan hidup dan LSM. Namun penggunaan sampah plastik masih sangat tinggi di Bali. Selama ini sudah ada di beberapa mall di Bali yang menerapkan plastik berbayar. Artinya, bila belanjaannya menggunakan kantong plastik maka konsumen harus menyetor sejumlah uang. Sebaliknya, bila pembeli membawa sendiri kantong dari rumah, berupa kantong ramah lingkungan, maka duit yang harus dibayarkan akan semakin ringan. Bila larangan ini berhasil, maka tidak ada lagi kantong sampah plastik di Bali. Selain itu, persoalan sampah di Bali akan menjadi perhatian khusus karena Bali akan menjadi tuan rumah Sidang IMF dan World Bank. Penanganan sampah di Bali saat ini sedang menjadi perhatian dunia karena Bali akan dikunjugi oleh tamu sebanyak 15 ribu orang dari berbagai negara di dunia. (Axelle Dhae)

Popular Articles