Buleleng,Theeast.co.id, -Menangani persoalan sampah memang tidak akan pernah habis. Untuk menangani masalah sampah di Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng terus menggenjot upaya dalam penanganan sampah di Pantai dan sungai yang tersebar di Kabupaten Buleleng. Pemerintah bersama warga masyarakat, relawan, yang ada di Kabupaten Buleleng secara serempak membersihkan sampah di bibir pantai eks Pelabuhan Buleleng, DLH Kabupaten Buleleng menggandeng kumpulan komunitas dan para siswa- siswi yang peduli terhadap sampah dan kebersihan lingkungan, seperti Komunitas Trash Hero Indonesia, Berlian Jamur Bali, Hari Jaya Computer, Komunitas Rembug Buleleng, Pramuka SMK N 1 Kubutambahan, serta Masyarakat Peduli Sampah Desa Poh Bergong, dan beberapa elemen masyarakat lainnya, semuanya digandeng untuk membersihkan sampah dan kotoran lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang memimpin langsung jalannya pembersihan itu. Ia mengatakan, kegiatan pembersihan ini merupakan salah satu upaya menumbuhkan kesadaran warga masyarakat di sekitar sungai dan pantai, sehingga nantinya tidak ada lagi pencemaran terhadap kali dan pantai, terutama pencemaran sampah plastik. “Selama ini, masyarakat belum memiliki kesadaran yang baik dalam menjaga kebersihan kali dan pantai. Oleh sebab itu kami mengajak seluruh masyarakat agar selalu menjaga lingkungannya dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya. Ariadi menambahkan pembersihan ini menyasar kawasan bibir pantai dan sungai yang ada di Buleleng. Pembersihan ini dilakukan dengan melibatkan komunitas pecinta lingkungan dan siswa – siswi serta petugas kebersihan DLH Kabupaten Buleleng. “Ini yang ke tiga kalinya kami melakukan pembersihan, menyasar pinggiran pantai eks Pelabuhan Buleleng dan beberapa sungai, dengan melibatkan 300 orang lebih.“ kata Ariadi.
Mantan Camat Gerokgak itu mengatakan secara tegas, dirinya akan menindak tegas apabila masih ada masyarakat yang bandel membuang sampah di kali dan pantai. “Apabila upaya edukasi itu sudah kita lakukan, namun masih ada masyarakat yang membuang sampah ke kali, maka kami tidak akan ragu menegakkan aturan sesuai dengan Perda Pengelolaan Sampah yang terbaru “tegas Purna Praja STPDN itu.
Kadis LH yang baru menjabat 1,5 bulan itu mengungkapkan, upaya bersih-bersih yang melibatkan masyarakat dan relawan kali ini cukup berhasil. Hal itu dilihat dari banyaknya volume sampah yang berhasil dikumpulkan, diperkirakan terkumpul sekitar 150 kilogram sampah plastik dan 300 kilogram sampah campuran. Kegiatan ini merupakan upaya konsistensi edukasi serta menggerakan dan menumbuhkan motivasi masyarakat dalam menjaga kebersihan kali dan pantai khususnya yang berada di sekitar Kota Singaraja. “Kedepannya DLH Buleleng akan secara rutin mengagendakan kegiatan bersih-bersih ini, dengan melibatkan komunitas, relawan, kelompok peduli lingkungan dan warga masyarakat, tentunya melalui kordinasi dengan Lurah setempat dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat “ ungkapnya. (Nay)


