Denpasar,Theeast.co.id, – Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem Bali saat ini dalam kondisi yang relatif aman. Aktifitasnya terus dipantau oleh petugas terkait dan juga para relawan Pasebayan Gunung Agung secara voual. Gunung tertinggi di Bali itu relatif normal aktifitasnya. Namun sesungguhnya, beberapa gempa ringan dan asap sering kali kelihatan. Namun sesungguhnya beberapa warga yang berada di radius terdekat hingga saat ini masih mengungsi. Mereka memilik bertahan di pengungsian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, saat ini masih ada pengungsi sekalipun jumlahkan sangat kecil. Menurut Rentin, untuk saat ini masih ada sekitar 120 orang pengungsi Gunung Agung yang tersebar di 4 titik pengungsian. Meskipun kondisi Gunung Agung saat ini dapat dikatakan dalam kondisi tenang, namun masyarakat diharapkan terus waspada dan petugas BPBD selalu siap siaga. “Umumnya mereka yang mengungsi adalah mereka yang berada dekat dengan puncak kawah yang jaraknya hanya sekitar 3 sampai 4 kilometer. Mereka itu ada yang merasa takut saja, atau ada yang karena trauma,” ujarnya. Itu pun hanya malam hari. Siang harinya mereka beraktifitas seperti biasa seperti berkebun dan merawat ternaknya. Pemerintah tetap memberikan kebutuhan pokok, seperti makanan dan pakaian. “Untuk diketahui, saat ini rekomendasi dari PVMBG memang tidak ada. Tetapi apabila masyarakat merasa tidak nyaman, silahkan saja. Pemerintah wajib hukumnya tetap menjamin pengungsi,” ujarnya.
Selain pengungsi, Rentin juga menjelaskan soal dampak gempa Lombok untuk Bali. Rentin menyampaikan bahwa gempa tersebut berdampak cukup berat di Kabupaten Klungkung, Karangasem, Buleleng dan Bangli. Pihaknya dalam waktu dekat akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait skema pembiayaan terhadap kebutuhan pasca gempa. Rentin juga mengingatkan masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dengan informasi hoax yang beredar di masyarakat dan selalu berpatokan informasi dari lembaga lembaga resmi yang ada seperti BPBD dan BMKG. ” Jika masyarakat Bali memerlukan bantuan kegawatdaruratan dapat menghubungi kami di 251177, tim reaksi cepat kami siap 24 jam, ” imbuhnya. (Axelle Dhae)


