Wednesday, January 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Tabrak Hardtop, Seorang Pengendara Sepeda Motor Tewas

Buleleng,Theeast.co.id, –  Setelah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja, pengendara sepeda motor bernama Putu Rawiti (30) warga Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada akhirnya meninggal dunia setelah menghantam sebuah Mobil Hardtop.
Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) itu terjadi di jalan raya jurusan Singaraja-Lovina wilayah Dusun Munduk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, pada Sabtu sekitar pukul 22.00 wita. Satu orang dinyatakan meninggal dunia dari pengendara motor tersebut, akibat motor yang dikendarai menghantam mobil Hardtop. Korban dinyatakan tewas, saat diperiksa secara medis di UGD RS Parama Sidhi Singaraja.

Kecelakaan lalulintas ini bermula dari, mobil Toyota Hardtop bernopol R 411 DA dikemudikan keluarga Pande Putu Gede Suwanda (41) dengan penumpang istrinya Made Sintiarini Ariani (38) dan kedua anaknya, warga Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) datang dari arah timur menuju ke arah barat. Saat itu mobil yang dikemudikan oleh Suwanda hendak berbelok ke arah kanan jalan atau utara, untuk masuk ke salah satu rumah makan ikan bakar yang ada di Desa Anturan. Saat berbelok ke utara, Suwanda tidak memperhatikan arus lalu lintas yang datang dari arah berlawanan sehingga terjadi laka lantas.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah Kurniawandari dikonfirmasi membenarkan, kasus Lakalantas yang menewaskan satu orang saat ini dan masih dilakukan penanganan dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi. Bahkan Kasat Lantas Dian Kurniawandari menyebutkan korban tidak memakai helm pengaman dan tidak dilengkapi SIM dan STNK.

Untuk sementara, diduga Putu Rawiti (30) warga Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada yang datang dari arah barat dengan sepeda motor DK 3130 UL melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memakai helm pengaman, sehingga terjadi benturan yang keras, bahkan Rawiti langsung terpental.

Dalam laka lantas itu, korban Rawiti mengalami patah tulang tangan kanan, patah paha kanan, patah tulang betis kiri, lecet pada dada, lecet pinggang kanan, pelipis kanan, bengkak pada leher, dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian sehingga Rawiti langsung dilarikan oleh warga menuju ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis, namun akhirnya menghembuskan nafa terakhirnya di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja. (Nay)

 

Popular Articles