Buleleng,Theeast.co.id, – Dinas Statistik Kabupaten Buleleng mencatat jumlah penduduk di Kabupaten Buleleng sebanyak 816.654 jiwa. Dari jumlah tersebut didominasi oleh petani. Dari data yang diperoleh di Dinas Statistik Kabupaten Buleleng, jumlah penduduk yang tercatat di Kabupaten Buleleng sebanyak 816.654 jiwa yang tersebar di 9 kecamatan di Buleleng. Dari total 816.654 jiwa itu, didominasi oleh masyarakat yang berprofesi sebagai petani sebanyak 145.907 jiwa. Sementara untuk warga yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil sebanyak 12.911 jiwa, pedagang 22.665 jiwa, karyawan swasta sebanyak 98.451 jiwa, Buruh Harian Lepas sebanyak 57.109 jiwa, serta wiraswasta sebanyak 35.169.
Kepala Dinas Statistik I Ketut Nerda mengatakan, data penduduk yang tercatat pada Dinas Statistik merupakan data yang diperoleh berdasarkan hasil pendataan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil per Desember 2017. “Data-data yang masuk ke Dinas Statistik itu semuanya dari laporan dinas masing-masing, tapi untuk jumlah penduduknya kami dapatkan berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.
Dari data itu diklasifikasikan ke dalam kelompok umur. Yang terbanyak ada pada penduduk usia 5-9 tahun dan terendah pada usia 70-74. “Yang terbanyak itu ada di kelompok umur 0-9 tahun dan yang paling sedikit ada dikelompok umur 70-74,” imbuhnya.
Nerda menambahkan, dari 9 kecamatan di Buleleng, Kecamatan Buleleng memiliki kepadatan penduduk paling tinggi dengan jumlah penduduk 154.217 jiwa. Sementara yang paling sedikit adalah Kecamatan Busungbiu dengan jumlah penduduk 54.976 jiwa. “Dari jumlah total 816.654 jiwa yang tersebar di 9 lecamatan di Buleleng, Kecamatan Buleleng yang memegang kepadatan penduduk tertinggi dan Kecamatan Busungbiu yang terendah,” katanya lagi.
Dari data-data yang dimiliki oleh Dinas Statistik Buleleng, untuk mempermudah akses masyarakat dalam mengetahui kepadatan penduduk di Kabupaten Buleleng, Dinas Statistik berencana akan membuat aplikasi online. Selain itu juga didukung oleh buku-buku yang dibuat oleh Dinas Statistik di masing-masing bidang untuk mengetahui perkembangan data di Kabupaten Buleleng. “Di tahun 2019 mendatang rencananya kami akan buat aplikasi. Mudah-mudahan bisa terwujud. Agar masyarakat yang ingin mengetahui data penduduk di Buleleng biar tinggal klik. Tapi kami juga tetap dukung dengan hardcopynya,” ujar Kepala Dinas Statistik I Ketut Nerda diruang kerjanya Selasa (04/09). (Nay)


