Thursday, January 22, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pusdalops Bali Terbaik, Luhut Minta Diadopsi Di Daerah Lain Di Indonesia

Denpasar,Theeast.co.id, – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meninjau kesiapan Pusat Komando (Command Center) yang dibentuk untuk menyambut Sidang Tahun IMF dan World Bank di Nusa Dua Bali, Sabtu (15/9). Dalam kesempatan tersebut Luhut didampingi oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Asisten Operasi Mabes TNI Mayjend TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kasatgas Evakuasi Penanganan Bencana IMF Brigjen TNI Kasuri dan para deputi lainnya.

Saat tiba di Nusa Dua Bali tempat berlangsungnya sidang IMF dan World Bank, Luhut dan rombongan langsung meninjau Pusat Komando yang dipandu oleh Mayjen TNI Lodewyk Pusung. Setelah itu Luhut meninjau persiapan venue sidang yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dan Bali International Convention Center (BICC). Usai meninjau venue dengan berbagai persiapannya, Luhut dan rombongan meninjau Pusat Komando yang berlokasi di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Saat meninjau Pusat Komando itu, Luhut mendapatkan laporan dan penjelasan tentang operasional serta berbagai kemungkinan situasi yang terjadi. Setelah itu Luhut dan rombongan meninjau RS Bali International Medical Center (BIMC) yang berlokasi di area ITDC. Kunjungan terakhir Luhut adalah Pusat Pengendali Operasi dan Penanggulangan Bencana Provinsi Bali yang berada di Renon Denpasar.

Saat dikonfirmasi, Luhut mengakui jika Pusat Komando untuk IMF dan World Bank sudah sangat maju, modern dan berstandar internasional. “Tadi saya lihat Pusat Komando kita sudah terintegrasi. Baik dari BPBD, rumah sakit, Posko Gabungan, semua sudah terintegrasi. Kelasnya sudah sangat maju. Standarnya bagus. Saya pribadi sangat kagum, ternyata sudah sangat bagus. Ternyata kita sudah sangat berkelas, tetapi jarang terekspose dengan baik. Bali ini yang terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, sistem yang terintegrasi itu juga sudah dilakukan di Pusdalops Bali. “Ternyata Pusdalops Bali terbaik di Indonesia. Mereka sudah terintegrasi dengan baik, mulai dari BMKG, Ambulance, dokter, perawat, bidan, yang 24 jam berjaga di Pusdalops Bali. Ini sangat maju,” ujarnya. Luhut minta agar sistem yang ada di Bali diadopsi ke beberapa daerah lainnya di Indonesia, walau dengan kelas yang lebih menengah ke bawah. “Kita akan bikin di tempat lain seperti di Mandalikka Lombok, Labuanbajo, Manado, Banyuwangi, Toba dan beberapa lokasi lainnya,” ujarnya. Tujuannya, agar turis memiliki kepercaayan dan keyakinan jika ada sesuatu yang terjadi mereka akan merasa nyaman. Sistemnya yang terintegrasi. Alat-alat yang cukup canggih ini perlu diadakan di daerah lainnya di Indonesia. (Axelle Dhae)

Popular Articles