Buleleng,Theeast.co.id, – Dibukanya formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Buleleng mengakibatkan pelayanan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Buleleng membludak. Hal tersebut tampak pada Rabu (19/09) siang hingga sore harinya. Para peserta calon seleksi CPNS memenuhi ruang tunggu pada pelayanan (SKCK) di Polres Buleleng. Mereka rela antri hanya untuk mendapatkan (SKCK) yang merupakan salah satu syarat untuk melengkapi berkas untuk mengikuti seleksi CPNS. Antrean pencari SKCK pun terlihat hingga keluar ruang pelayanan.
Salah satu pencari SKCK asal Desa Patas Kecamatan Gerokgak, Herlina Jayanti mengaku telah hadir ke tempat pelayanan SKCK dari pukul
09.00 WITA dan SKCK yang dibutuhkan tuntas pada pukul
11.30 WITA. “Iya ini antre dari jam 09.00 pagi. Ini juga belum selesai. Lagi satu tahapan saja. Dan diharapkan dari Polres menyediakan nomor antrian,” ucapnya.
Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu. I Gede Sumarjaya mengungkapkan, membludaknya pencari SKCK di Polres Buleleng, membuat petugas harus memberikan waktu tambahan. Dijelaskan pula di hari biasa pencari SKCK paling banyak 40 orang per hari. Namun kini membludak hingga 140 orang per hari dan para pencari SKCK dikenakan biaya sebesar Rp. 30.000,00. “Sesuai PP No 16 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dikenakan Rp. 30.000,00. Selain itu tidak ada lagi. Biasanya cuma 40 orang per hari dan bisa dilayani paling lambat 10-15 menit saja. Tapi karena ada pengumuman CPNS, jadinya membludak sampai 140 per hari dan waktu paling lama sampai 30 menit untuk pelayanan terhadap satu orang,” jelasnya. Saat ini pelayanan SKCK belum dapat dilakukan secara online. Hal ini dikarenakan layanan online SKCK sedang mengalami kerusakan server sehingga para pencari SKCK harus datang langsung ke Polres buleleng. “Biasanya yang cari SKCK bisa daftar online dulu lalu pelayanannya bisa lebih cepat. Tapi karena server di pusat rusak jadi pemohon SKCK harus datang ke unit pelayanan pengadaan SKCK,” imbuh Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu. I Gede Sumarjaya. (Nay)


