Buleleng,Theeast.co.id, – Pemerintah Kabupaten Buleleng baru memiliki 13 Internet Protocol Camera atau IP Cam yang terpasang di beberapa titik di wilayah Kota Singaraja untuk memantau aktivitas masyarakat khususnya dalam kebersihan lingkungan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Buleleng I Ketut Suweca. Menurutnya, keberadaan tiga belas IP CAM atau cctv sebelumnya sempat mengalami trouble atau kerusakan pada masalah jaringan. Namun saat ini telah dilakukan perbaikan dan berfungsi dengan baik. IP CAM yang ditempatkan di beberapa titik strategis di Kota Singaraja tersebut yakni di pasar, di tempat pembuangan sampah, di sungai ataupun di tempat-tempat ruang publik di Kota Singaraja. IP CAM tersebut nantinya difungsikan untuk memantau kebersihan Kota Singaraja yang ada di berbagai sudut kota.
Jumlah tersebut nyatanya dirasa belum cukup untuk memantau luasnya Kota Singaraja. “Titik-titik yang akan kita lihat dari IP Cam itu adalah titik-titik yang ada karamaian. Kita baru punya 13 IP Cam. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa tambah barang 7 atau 8 IP Cam untuk dipasang lagi,” ungkapnya.
Rencananya IP CAM akan ditambah lagi pada tahun depan menyesuaikan anggaran yang ada. Suweca mengaku keberadaan IP CAM sangat perlu untuk memantau segala aktivitas yang terjadi di Kota Singaraja meskipun dari segi anggaran untuk pemeliharaan cukup besar. “Monitoring terhadap IP Cam nanti bisa dilakukan secara terus-menerus. Karena perawatannya cukup singkat. Semoga saja nanti kita bisa menambah IP Cam sesuai anggaran yang ada,” imbuhnya.
IP CAM tersebut seluruhnya terekam dalam data base sehingga setiap aktivitas akan terus termonitor dalam pantauan IP Cam. (Nay)


