Buleleng,Theeast.co.id, – Senin pagi (01/10) warga Desa Sambangan dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat yang ditemukan warga dalam got di Jalan Srikandi Desa Sambangan Dusun Babakan. Sekitar pukul 08.30 wita banyak warga berkerumun di lokasi peristiwa di Jalan Srikandi sekitar 5 meter dari pintu masuk desa Sambanagn di Kecamatan Sukasada. Sesososk mayat laki-laki yang masih menggunakan helm berpakaian celana panjang dan baju biru bermotif bunga masih tergeletak dalam got yang tutupnya menganga. Sementara terlihat sebuah helm berwarna hitam tergeletak di sawah tak jauh dari korban. Dugaan awal korban diperkirakan mengalami Lakalantas hingga masuk ke got.
Salah seorang warga Desa Sambangan Ari Yuda mengatakan, ia mendengar suara seperti kecelakaan lalulintas Senin (01/10) sekitar jam 01 dinihari. Saat itu ia bersama beberapa warga membantu satu orang yang mengalami Lakalantas tungal akibat out of control. Namun ia bersama warga mengaku tidak melihat sesosok korban yang telah kaku di dalam got. “Kemarin malam sempat menemukan orang dalam kondisi mabuk. Tapi dia sendirian. Udah disenter-senter enggak ada yang lain. Tadi pagi eh kok ada mayat disini. Saya juga kaget,” tuturnya.
Sementara itu Kapolsek Sukasada Nyoman Landung menerangkan, polisi masih melakukan identifikasi atas temuan mayat di dalam got. Mayat setelah dilakukan oleh TKP langsung dibawa ke kamar jenasah RSUD Buleleng. “Identitas korban belum diketahui untuk sementara. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melakukan penanganan terhadap kasus ini,” ungkapnya.
Meski belum mengetahui secara pasti kronologis, penemuan sesosok mayat yang diketahui bernama Reza Dwi Novian (22) dengan alamat di Perumahan Panji Asri Bloc C Desa Panji Kecamatan Sukasada, namun polisi telah memastikan akibat kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebab satu korban yang diketahui teman korban, Hari Cahyono (27) tengah dalam perawatan secara intensif di IRD RSUD Kabupaten Buleleng setelah mengalami tidak sadarkan diri, termasuk ditemukan satu sepeda motor Honda supra dengan nomor polisiDK 2924 AAC.
Berdasarkan release yang disampaikan Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah Kusumawandari, Senin siang menyebutkan, musibah laka lantas tunggal itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita yang berawal dari sepeda motor DK 2924 AAC datang dari arah Utara menuju Selatan. Setiba di TKP, sepeda motor yang dikendarai Hari Cahyono menghindari jalan berlubang sehingga oleng dan menabrak trotoar sebelah timur jalanhingga menyebabkan laka lantas.
Kasat Lantas Diah Kusumawandari mengungkapkan, adanya musibah laka lantas itu segera ditindaklanjuti petugas yang berjaga di Unit Lantas Polsek Sukasada. Namun setiba di lokasi laka lantas itu hanya menemukan sepeda motor sehingga langsung melakukan olah TKP dan kemudian mengecek korban Hari Cahyono ke RSUD Buleleng, namun belum bisa didengarkan keterangannya.
Korban Hari Cahyono yang berasal dari Landung Sari Malang Jawa Timur setelah diketahui sadar berupaya didengarkan keterangannya oleh polisi. Bahkan saat ditanyakan apakah ada yang dibonceng, korban menjawab sendiri mengendarai sepeda motor dan tidak berboncengan sembali menaikan telunjuk tangan kanannya.
Sementara, akibat dari laka lantas tunggal itu, Hari Cahyono mengalami luka robek pada bibir bawah, dan luka lecet pada kaki kiri, sedangkan Reza Dwi Novianmengalami luka pada pelipis sebelah kanan, mengalami lecet, hidung dan mulut mengeluarkan darah dan dinyatakan meninggal setelah diperiksa medis RSUD Buleleng.
Meski telah dipastikan akibat laka lantas tersebut, dalam penanganan kasus tersebut Unit Laka Polsek Sukasada diback up Sat Lantas Polres Buleleng masih berupaya melakukan pendalaman dengan penyelidikan dan penyidikan. (Nay)


