Sunday, January 25, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY Lakukan Baksos Terakhir

Atambua, Theeast.co.id, – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Negara Republik Indonesia – Republik Demokrat Timor Leste sektor Timur Yonif 743/PSY yang telah bertugas kurang lebih sembilan bulan, terhitung sejak tanggal 17 Januari 2018 yang lalu akhirnya berakhir. Berakhirnya tugas pengamanan tersebut dilakukan acara Lepas Sambut Satgas Pamtas Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wt dengan Yonif 743/PSY di Lapangan Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur. Acara digelar dengan melakukan Bakti Sosial (Baksos) pelayanan kesehatan terakhir bagi masyarakat Belu, yang pada hari ini Rabu (3/10) juga dilakukan di Markas Komando (Mako) Satgas Pamtas, Sesekoe, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Timor Barat.

Kegiatan peduli masyarakat perbatasan yang dilakukan secara gratis ini meliputi pengobatan umum, khitanan massal dari tim medis Satgas bekerjasama dengan tim medis Kesehatan Belu dan tim medis RST Wirasakti Atambua serta pembagian paket sembako. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 500 warga yang berada di Kota Atambua dan sekitarnya. Kegiatan Baksos yang dilaksanakan tersebut dihadiri Dandim 1605/Belu, Kasdim 1605/Belu, Wadanki Subden 2 Pelopor Belu, WakaPolres Belu, Camat Atambua Barat, Forkompinda Kabupaten Belu, para mantan pejuang Indonesia dan tokoh agama.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY I Putu Tangkas Wiratawan dalam sambutannya mengatakan, sangat disadari di daerah perbatasan semua elemen harus saling bahu-membahu, saling mengisi, memberi, dan menunjukkan bahwa dari Sabang sampai Merauke merupakan saudara satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa ‘Indonesia’. Wilayah perbatasan itu aset penting yang sama-sama harus dijaga karena perbatasan merupakan halaman terdepan dari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Berdasarkan hal tersebut maka sebagai salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat di wilayah perbatasan yaitu dengan membantu meringankan beban masyarakat dan mempererat tali persaudaraan dengan seluruh komponen rakyat melalui kegiatan – kegiatan yang positif. Salah satu kegiatannya, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY melakukan bakti sosial yang merupakan kegiatan yang ke-9 dan menjadi bakti sosial terakhir di tempat tugas Perbatasan negara daerah Belu. “Bakti sosial merupakan salah satu kegiatan Satgas yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan. Hal ini sejalan dengan Motto kami yaitu Siap Kerja Bersama Karena Kita Bersaudara”, jelas Dansatgas Wiratawan.

Dikatakan, kegiatan baksos hari ini merupakan yang terakhir kali dilakukan dalam masa tugas sembilan bulan bertugas di daerah perbatasan Belu. Ini merupakan kegiatan dalam program Satgas dan bukan berarti baksos terakhir tapi program yang berakhir. Sebagai prajurit TNI senantiasa terus melakukan kegiatan baksos dimana saja bertugas dan Satgas pengganti akan ada program serupa. “Ini adalah baksos terakhir kami namun sebagai prajurit, pelayanan kami akan selalu ada dan kapan saja dibutuhkan oleh masyarakat”, imbuh Putu Tangkas.
Untuk diketahui Satgas Yonif 743/PSY pada awal bulan November akan mendatang digantikan dengan Yonif Raider 408/Suhbrastha yang merupakan batalyon infanteri elite organik di bawah Kodam IV/Diponegoro sebagai pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL di wilayah Sektor Timur perbatasan Kabupaten Belu.
Sebagai Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY saat ini sangat berharap agar kegiatan – kegiatan positif yang selama ini dilaksanakan oleh satuan mereka maupun satuan sebelumnya akan diteruskan oleh Satgas yang akan datang. Hal ini dikarenakan menurutnya banyak hal kecil yang telah dilakukan bagi masyarakat, namun manfaat yang dirasakan oleh masyarakat sendiri sangat besar apalagi masyarakat yang langsung berada di daerah-daerah perbatasan. (Ronny)

 

Popular Articles