Friday, March 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Cegah Peretasan, Buleleng Datangkan Badan Siber dan Sandi Negara

Buleleng, Theeast.co.id – Untuk mencegah peretasan pada jaringan yang dilakukan oleh hacker yang kerap merugikan bagi pemilik Website, Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kabupaten Buleleng mendatangkan tim Badan Siber dan Sandi Negara RI untuk melakukan IT Security Assesment pada jaringan IT Diskominfosandikab Buleleng. Tim dari Badan Siber dan Sandi Negara sengaja didatangkan Diskominfosandi Buleleng untuk melakukan pengamatan, pengecekan serta perbaikan pada sistem dan aplikasi pada jaringan IT Diskominfosandikab Buleleng, mengingat pada saat ini perkembangan teknologi sangat cepat dan hacker banyak bermunculan.

Sebanyak empat orang dari Tim Badan Cyber Nasional tampak melakukan perbaikan dan pengecekan pada sistem IT Security di ruang Layanan e-Government Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Diskominfosandi Buleleng Selasa (16/10) pagi. Keempat tim tersebut terlihat sangat jeli saat mengamati sistem serta aplikasi yang dinilai.

Kabid Persandian Diskominfosandi Buleleng Putu Gopi Suparnaca mengungkapkan, untuk mengetahui seberapa jauh kekuatan pengamanan serta menghindari peretasan pada jaringan IT Diskomminfosandikab Buleleng, maka Diskominfosandi Buleleng meminta bantuan Badan Cyber dan Sandi Negara RI untuk melakukan pengecekan terhadap pengamanan, sistem, aplikasi serta server pada jaringan IT Diskominfosandikab Buleleng. “Mereka kami datangkan untuk membantu mengecek dan mengamankan jaringan IT Diskominfosandikab Buleleng. Supaya tahu tingkat kekuatan dan kerawanan dari jaringan itu sendiri,” terangnya.

Sementara itu, tim Badan Siber dan Sandi Negara RI, Anggrahito mengatakan, setelah dilakukan pengecekan kerawanan dan kekuatan pada sistem jaringan IT Diskominfosandikab Buleleng, memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan pengamannnya dipertebal lagi untuk menghindari peretasan oleh pihak ketiga. Dari hasil evaluasi, kerawanan dan kekuatan bergantung pada teknologi, proses dan SDM yang dimiliki. “Jadi tingkat kerawanan dan kekuatan dari jaringan bergantung pada Tiga Pilar yaitu, teknologi, proses Dan SDM. Jika itu kuat maka jaringan yang dimilikipun akan cukup kuat dan lumayan susah untuk diretas,” ungkapnya. (Nay)

Popular Articles