Atambua, Theeast.co.id, – Pemerintah Kabupaten Belu melakukan simulasi ujian CPNS. Terlihat antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk mendapatkan lowongan pekerjaan dengan menjadi Pegawai Negeri Sipil. Hal ini juga dialami masyarakat Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan Negara RI-RDTL sehingga sampai saat ini di Kabupaten Belu telah mencapai 2.576 peserta yang ingin dan terdaftar untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.
Sebagai persiapan dalam menyelenggarakan ujian CPNS 2018, Pemerintah Kabupaten Belu mengadakan simulasi ujian dengan aplikasi Computer Assisted Test (CAT) dari Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara 10 Denpasar pada, Sabtu (20/10/2018).
Simulasi yang dilaksanakan seharian di SMKN 1 (SMEA) Atambua kemarin. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta CPNS tentang pengoperasian aplikasi CAT. Turut memantau pelaksanaan kegiatan simulasi aplikasi CAT ini, Wakil Bupati Belu J.T Ose Luan didampingi Kepala BKPP Belu Fransiskus Asten.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Belu, Fransiskus Asten kepada wartawan media ini mengatakan bahwa simulasi dilakukan satu hari dari pukul 09.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita. Simulasi dibagi dalam beberapa sesi dan setiap sesi sebanyak 100 orang. Materi simulasi berkaitan dengan cara-cara menggunakan aplikasi.”Pelaksanaan simulasi hari ini untuk bagaimana peserta melakukan atau cara mengoperasikan aplikasi CAT dari tahap awal hingga selesai”, pungkasnya.
Menurut Fransiskus, jumlah peserta CPNS yang sudah mendaftar secara online sebanyak 2.576 orang untuk merebut 168 formasi. Saat ini peserta sementara memasukan berkas fisik untuk kemudian diverifikasi. Hasil verifikasi berkas fisik yang dapat menentukan jumlah pasti CPNS di Kabupaten Belu tahun 2018. Semua formasi CPNS di Kabupaten Belu memiliki pelamar. “Verifikasi berkasnya juga dilakukan hari ini dan menjadi penentu jumlah CPNS yang mengikuti tes nanti. Sampai hari ini batas pemasukan berkas hingga pukul
00.00 WITA”, jelas Asten.
Wakil Bupati Belu, Ose Luan disela-sela pemantauan menyampaikan bahwa pelaksanaan simulasi dimaksudkan agar para peserta CPNS bisa mengetahui operasikan sistem aplikasinya.”Jadi saat pelaksanaan tes CPNS peserta sudah menguasai aplikasinya dan mudah mengoperasikannya”, imbuhnya. (Ronny)


