Tuesday, March 3, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Polres Belu Lakukan Operasi Zebra Selama Satu Bulan

Atambua, Theeast.co.id – Kepolisian Resor Belu melakukan operasi Zebra selama satu bulan yang akan dilakukan sejak hari ini (30/10/2018). Kegiatan ini ditandai dengan melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Turangga 2018 di lapangan upacara Polres Belu pagi tadi, Selasa (30/10/2018). Upacara ini dihadiri oleh Dandim 1605/Belu, Danyon Yonif Raider 744, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Danki Brimob Atambua, perwakilan Dinas Perhubungan Belu, perwkilan Dinas PUPR Belu, perwakilan Jasa Raharja Belu, perwakilan Samsat Belu, dan perwira tinggi Polres Belu Kabupaten Belu.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing saat diwawancarai oleh wartawan media ini mengatakan, Operasi Zebra Turangga 2018 dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Belu yaitu Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka. “Operasi zebra ini menanamkan nilai tertib berlalu lintas kepada masyarakat sehingga kegiatan operasi ini pun dilakukan secara rutin setiap tahunnya”, jelas Kapolres Tobing.

Disampaikan bahwa yang pertama dilakukan adalah mensosialisasikan dan memberikan arahan tertib berlalu lintas kepada masyarakat di sekolah-sekolah maupun tempat publik lainnya. “Idealnya bahwa tertib berlalu lintas itu dimulai dari usia dini sehingga kesadaran akan berlalu lintas dapat ditularkan juga kepada masyarakat luas lainnya”, imbuhnya.
Setelah melakukan kegiatan sosialisasi tersebut maka akan dilakukan juga upaya preventif dan represif dengan penegakan hukum. Hal tersebut dibuat dengan melaksanakan penilangan terhadap pengemudi dan kendaraan di jalanan. Selain itu, dalam operasi tersebut dilakukan juga bentuk tidak menilang dengan hanya menegur saja. Hal-hal ini dimaksudkan agar dalam masyarakat dapat tumbuh kesadaran tertib berlalu lintas.

Kapolres Tobing juga mengatakan bahwa dua kabupaten perbatasan negara ini masih minim kesadaran dalam berlalu lintas sehingga dengan adanya operasi ini, diharapkan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka semakin meningkat pertumbuhan kesadaran akan tertib-nya berlalu lintas. “Kita sadari bahwa di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka belum adanya kesadaran berlalu lintas. Ini dapat kita lihat dari banyak pengendara yang sering tidak memakai helm, perlengkapan kendaraan bermotor maupun mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada”, katanya.

Selaku Pimpinan Polres Belu, Christian Tobing mengingatkan bahwa jumlah angka kecelakaan saat ini lebih tinggi dari jumlah korban peperangan, baik itu yang mengalami luka ringan maupun luka berat ataupun yang meninggal dunia. Diharapkan agar semua masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Belu dapat menyikapi operasi ini dengan baik sehingga dapat menjadi proses pembelajaran secara bersama dalam berlalu lintas yang baik. Target dari operasi Zebra itu kepada orang dan barang serta mengedepankan penegakan hukum dalam berlalu lintas di jalanan. Dijelaskan bahwa orang tentunya berkaitan dengan kelengkapan pengemudi. Sedangkan barang itu berhubungan dengan kelengkapan kendaraan seperti spion, knalpot dan lainnya. Untuk diketahui bahwa dalam operasi Zebra Turangga 2018, Polres Belu juga melakukan kerjasama dengan stakeholder dari TNI dan pemerintah setempat serta stakeholder yang mengawasi di bidang lalu lintas dengan jumlah personil yang dilibatkan sekitar 250 orang. (Ronny)

Popular Articles