Denpasar, Theeast.co.id – Foto selfie antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dengan aktris panas asal Jepang bernama lengkap Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi berbuntut panjang. Pada Kamis sore (8/11), dua pejabat dari Konjen Jepang yang ada di Denpasar mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Bali. Pejabat dari Konsulat Jepang tersebut diterima oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Bali Agato P.P Simamora. Simamora mengaku semuanya berjalan baik-baik saja.
Kepada sejumlah awak media yang hadir, Simamora menjelaskan soal informasi pemeriksaan terhadap Miyabi yang dianggap tidak patut dan layak dan soal foto selfie dengan petugas yang dianggap tidak patut dan layak karena saat itu Miyabi barusan usai dimintai keterangan oleh petugas Imigrasi. Simomora menjelaskan, terkait dengan pemeriksaan Miyabi memang sudah sesuai SOP yang ada. Awalnya, petugas mendapatkan informasi bahwa Miyabi akan datang ke Bali yang akan mengikuti kegiatan ulang tahun Berbie Nouva. Dalam kegiatan tersebut, Maria Ozawa atau Miyabi tampil sebagai bintang tamu. Melalui nomor RSVIP di 0811801017 dan 082144000808 didapatkan tropical boat party dengan foto Berbie Nouva dan Maria Ozawa, tropical pirates boat party, invitation tropical pirate boat party with Maria Ozawa, tiket pineapple inivitation, dengan harga tiket Rp 22 juta termasuk harga tiket pesawat, hotel, wanita pendamping, VVIP transport, makan malam, photo boat, lucky draw.
Setelah mendapat bukti awal tersebut, petugas Imigrasi tidak tinggal diam. Surat perintah penyelidikan dikeluarkan. Petugas mendatangi Kantor Syahbandar Benoa yang melayani Kapal Sea Safari Cruise. Petugas juga mendatangi Kantor Sea Safari Cruise dan mereka mengaku tidak pernah berkaitan dengan boat party oleh Supernova Entertainment. “Pada tanggal 6 November 2018, petugas menemui wanita yang belakangan diketahui bernama Berbie Nouva untuk membayar tiket untuk 4 orang dengan harga Rp 6 juta. Kepada petugas, Nouva menjelaskan, bahwa pesta dipindahkan ke RA Villa di Sekar Tunjung Kesiman Denpasar karena sudah banyak penolakan. Jadi berdasarkan data-data itu kita keluarkan surat untuk penyelidikan. Semuanya sesuai mekanisme. Tidak benar kalau kasus ini melanggar prosedur,” ujarnya.
Terkait dengan foto selfie petugas, Simamora mengatakan bahwa foto itu sudah menjadi paket saat membeli tiket. Penindakan diputuskan usai acara pada pukul 23.45 Wita, saat acara sudah diumumkan selesai oleh MC sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu petugas mencari Berbie Nouva, memperkenalkan diri dari Kantor Imigrasi Denpasar, memperlihatkan surat tugas, tanda pengenal, dan meminta agar WNA yang bernama Maria Ozawa untuk menunjukan identitas paspor dan foto dengan wajah Maria Ozawa. “Pada dasarnya kami menerapkan asas praduga tak bersalah. Selama satu jam petugas bertanya, siapa yang mengundang anda ke Indonesia, untuk acara apa, apakah anda dipungut bayaran, dan sebagainya. Miyabi sama sekali tidak mengetahui itu. Dari penjelasan itu, Imigrasi melepaskan kembali Miyabi. Karena dia tidak mengetahui jika pesta itu dipungut tiket. Kenapa dibawa ke Kantor Imigrasi? Karena untuk kepentingan klarifikasi terhadap selebaran yang mencantumkan sejumlah nominal uang dengan bintang tamu Maria Ozawa. Pemeriksaan dilakukan malam itu juga karena keesokan harinya pada tanggal 7 November Maria Ozawa harus kembali ke negaranya pada pukul 08.30 Wita dengan Pesawat Cebu Pasific Airline. Jadi salahnya dimana,” ujarnya.
Terkait dengan beredarnya sejumlah foto selfie di media sosial bahwa petugas Imigrasi melakukan foto selfie di Kantor Imigrasi, Simamora bersedia melakukan penindakan terhadap anak buahnya. “Kalau ada petugas yang melakukan foto selfie, maka saya akan tindak, karena sangat tidak patut dan tidak layak,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Maria Ozawa datang ke Bali memenuhi undangan pesta ulang tahun rekannya bernama Barbei Nouva pada 6 November 2018, di Revayah Ayung Villa yang beralamat di Jalan Sekar Tunjung XII Nomor 188, Kesiman-Denpasar. Saat pesta tersebut, juga dihadiri pihak Imigrasi memantau acara tersebut. Namun setelah pesta berakhir, pihak Imigrasi sekonyong-sekonyong menghampiri Maria Ozawa seraya meminta paspornya. Sayangnya, paspor tersebut langsung dibawa lari oleh petugas Imigrasi ke kantornya, dan malam itu juga, artis JAV ini langsung diperiksa ke kantor Imigrasi terkait kedatanagan ke Bali. Setelah pemeriksaan, Maria Ozawa dilepas begitu saja oleh petugas tanpa penjelasan apapun. Namun anehnya, saat akan beranjak pergi dari kantor Imigrasi, Maria Ozawa malah diajak berfoto selfie oleh petugas yang tadinya memeriksa artis ini. Sontak hal tersebut membuat artis ini kaget. Pasalnya awalnya petugas yang begitu garang, ternyata minta hanya untuk selfie. (Axele Dhae)


