Saturday, February 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sumba Timur Juara Umum Kejurda Inkai Prestasi NTT Di Belu

Atambua, Theeast.co.id,  – Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) asal Kabupaten Sumba Timur berhasil keluar sebagai juara umum dalam Kejurda Inkai Prestasi Nusa Tenggara Timur Fronteria CUP di kabupaten Belu. Inkai asal kabupaten Sumba Timur menjadi juara umum dengan perolehan 22 medali emas, 17 medali perak dan 26 medali perunggu, Kamis (22/11/2018). Urutan kedua dalam event tersebut diperoleh tuan rumah Kabupaten Belu dengan raihan 14 medali emas, 22 medali perak, 33 medali perunggu dan juara ketiga diraih  kontingen dari Timor Tengah Selatan (TTS) dengan memperoleh 14 medali emas, 12 medali perak serta 12 medali perunggu. Sementara itu Kota Kupang berada di posisi keempat dengan 9 medali emas, 2 medali perak, 9 medali perunggu serta kontingen yang menjadi tim favorit dalam kejurda tersebut, kabupaten Ende dengan 6 medali emas, 5 medali perak, 2 medali perunggu dan Timor Leste dengan 3 medali emas, 3 medali perak serta 3 medali perunggu.

Adapun prestasi yang juga di dapat para kontingen lain diantaranya kabupaten Manggarai Barat dengan perolehan 4 medali emas, 9 medali perak, 20 medali perunggu; Kabupaten Timor Tengah Utara dengan 2 medali emas, 2 medali perunggu; Kabupaten Alor dengan 1 medali perak, 5 medali perunggu; Kabupaten Manggarai 1 medali perak, 4 medali perunggu; kabupaten Sumba Barat Daya dengan 1 medali perak, 3 perunggu; dan kabupaten Flores Timur dengan raihan 1 perunggu.

Ketua Majelis sabuk hitam Inkai se- NTT, Agus Bria Seran dalam wawancara dengan wartawan media ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Kejurda Inkai prestasi NTT yang dihadiri oleh 11 peserta Kabupaten dari provinsi NTT ditambah dengan 1 kontingen dari negara tetangga Timor Leste. “Kegiatan ini sangat baik karena dengan adanya event seperti ini para atlet dapat mengukur segala kemampuannya dalam latihan-latihan yang selama ini dilakukan. Kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi diantara olahragawan Inkai yang ada di provinsi NTT dan negara tetangga Timor Leste”, ungkapnya.

Disampaikan juga bahwa hal yang membanggakan ketika Inkai juga dapat hadir di daerah pelosok perbatasan negara Republik Indonesia. “Sekedar mengingatkan bahwa sejak dahulu
program pemerintah adalah mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga sehingga event ini menjadi salah satu jawabannya”, tutur Agus Bria Seran.

Terkait dengan juara umum yang diperoleh kontingen Sumba Timur, Bria Seran menyatakan bahwa memang harus diakui perkembangan Inkai disana sangat bagus karena mendapat dukungan penuh oleh Pemerintah daerah-nya serta yang terutama dukungan penuh dari para orang tua dari peserta atlet. “Saya berpesan kepada seluruh atlet bahwa obat mujarab dalam berprestasi itu adalah latihan dan latihan. Kemudian dari latihan itulah kita memiliki sasaran akhir mengolah diri dan mengenal diri kita”, katanya.

Sebagai dewan pengurus Inkai tingkat Provinsi NTT, Agus Bria Seran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah daerah kabupaten Belu yang telah bersedia memfasilitasi keberlangsungan kegiatan Kejurda Inkai Provinsi NTT terutama pihak keamanan dan kesehatan serta terhadap para donatur dari Bank NTT, Bank BRI, Bank Mandiri serta pihak pribadi dan swasta yang berpartisipasi dalam memperlancar event provinsi tersebut.

Senada dengan itu, Ketua Inkai Belu sekaligus Ketua Pengarah kegiatan, Apolynario Da Silva menyampaikan limpah terima kasih kepada Pemda Belu yang bersedia memperlancar event se-NTT tersebut serta pihak perorangan maupun swasta yang telah memberikan sumbangsihnya. “Kami sangat bergembira dan berterima kasih pada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi segala kebutuhan selama event ini termasuk gedung GOR L.A Bone yang diizinkan pemakaiannya sehingga semua dapat berjalan dengan lancar. Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak swasta yang telah mendonatur kegiatan ini baik itu secara pribadi maupun instansi yang memberikan secara sukarela memperlancar kegiatan ini”, imbuhnya.

Dirinya mengatakan bahwa kegiatan karate Inkai prestasi ini diselenggarakan sejak tanggal 20 November sampai 24 November 2018 mendatang. Event tersebut diperuntukan mencari atlet-atlet karateka Inkai yang baik supaya dapat menjawab tantangan ke depan dalam kegiatan Regional, Nasional maupun Internasional.

Jumlah atlet yang terlibat dalam event yang dipantau langsung oleh dewan guru pengurus Pusat Seluruh Indonesia tersebut berjumlah 350 orang termasuk kontingen negara tetangga Timor Leste sebanyak 20 orang.

Sementara itu Abdul Kadur selaku wakil ketua dewan guru Inkai seluruh Indonesia yang diwawancarai awak media ini memberikan penyampaian motivasi kepada para atlet agar lebih giat belajar dan berlatih serta jangan puas atas suatu prestasi, tetapi prestasi yang ada dapat semakin mendorong para atlet untuk membuat prestasi yang lebih baik dan mempertahankan prestasi yang ada.
“Berbicara karate berarti berbicaranya latihan bukan hanya omongan. Setiap atlet harus memiliki prinsip bawah tangkisan yang bagus adalah serangan yang cepat”, tegasnya. (Ronny)

Popular Articles