Jakarta,Theeast.co.id – Kita pasti sering mendengar istilah “Pembeli adalah Raja” dan hal itu memang benar adanya. Dalam dunia perdagangan, memberi pelayanan terbaik akan membuat pembeli kembali lagi ke toko tersebut. Sebaliknya bila pelayanan toko tersebut jelek maka jangan berharap pembeli akan kembali.
Hal ini juga berlaku pada Loyalty Program. Jika dalam pelaksanaan L oyalty Program masih ada beberapa kesalahan, maka bersiap-siaplah untuk mendengar keluhan ini dari konsumen anda.
1. “Reward saya kedaluwarsa sebelum saya menggunakannya”
Berdasarkan hasil survei dari Code Broker, sebanyak 1,287 konsumen yang mengikuti survei, 31% konsumen mengeluhkan r eward yang telah didapat sudah kedaluwarsa sebelum mereka memakainya. Padahal, konsumen mungkin sudah susah payah untuk mengumpulkan p oin atau semacamnya untuk mendapatkan r eward tersebut. Solusi dari keluhan ini anda bisa menggunakan email marketing untuk mengingatkannya secara personil agar dapat menggunakan reward- nya, atau memperpanjang masa penggunaan r eward.
2. “ Saya Bahkan Tidak tahu kapan saya Memiliki Reward”
Berdasarkan hasil survei dari Code Broker, sebesar 23% konsumen mengeluhkan mereka tidak tahu jika telah mendapat reward. Padahal mungkin konsumen sering menggunakan produk atau jasa kita. Solusi dari keluhan ini sama dengan keluhan pertama, menggunakan email marketing untuk memberitahu secara personil bahwa konsumen telah mendapatkan reward.
3. “Yah, saya lupa bawa kartu m ember-nya”
Berdasarkan hasil survei dari Code Broker, sebesar 14% konsumen mengeluhkan mereka tidak membawa kartu member. Entah karena lupa membawa atau lupa disimpan di mana. Solusi yang dapat dilakukan anda dapat beralih dari kartu member ke aplikasi member, sehingga konsumen selalu membawa kartu member bersama
ponselnya atau lebih mudahnya anda dapat menggunakan nomor hp konsumen agar konsumen tetap bisa mendapat reward.
4. “Sulit untuk mengakses informasi tentang r eward saya”
Berdasarkan hasil survei dari Code Broker, sebesar 13% konsumen mengeluhkan sulit mengakses informasi reward yang mereka dapat seperti reward ini dapat digunakan untuk apa,kapan masa kedaluwarsanya. Solusi yang dapat dilakukan anda dapat menggunakan sosial media seperti instagram untuk menjelaskan peraturan mengenai reward yang ada. Atau kembali menggunakan email marketing.
Dari keempat itu adalah keluhan yang sering terjadi dimasyarakat. Maka hal tersebut sudah harus diantisipasi oleh setiap perusahaan yang memiliki reward untuk pelanggannya, menurut Annisa, Senior Manager dari Prezent Digital Voucher, PT Sprint Asia Technology.(*)


