Wednesday, March 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kelangkaan Minyak Tanah Menimpa Kabupaten Belu, Satgas Yonif Raider 408/SBH Kembali Gagalkan Penyelundupan BBM

Atambua, Theeast.co.id – Untuk diketahui bahwa saat ini, kabupaten Belu sebagai wilayah Timor Barat perbatasan negara RI-RDTL sendiri tengah mengalami kelangkaan BBM jenis minyak tanah. Akan tetapi para penyelundup justru ingin membawa BBM jenis minyak tanah tersebut untuk berbisnis ilegal ke negara tetangga Timor Leste. Berdasarkan informasi yang didapat oleh awak media ini, para penyelundup selalu ingin menjual jenis BBM minyak tanah ke Timor Leste karena harga per liternya 1 US Dollar sementara di kabupaten Belu harga per liter yang di jual oleh agen minyak tanah senilai Rp 4.500.

Melihat kelangkaan yang terjadi saat ini di wilayah kabupaten Belu, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Sbh melakukan upaya-upaya untuk menggagalkan berbagai aktivitas penyelundupan BBM. Dalam beberapa hari lalu pun Satgas Yonif Raider 408/SBH berhasil menggagalkan jenis Minyak Tanah sebanyak 860 liter yang akan di selundupkan ke Timor Leste.

Upaya penggagalan penyelundupan oleh para penyelundup yang berasal dari wilayah Indonesia ini didapati di dua lokasi yang berbeda diantaranya Desa Tohe, kecamatan Raihat, kabupaten Belu wilayah Pos Nunura Kipur 2 Satgas Yonif Raider 408/Sbh dan Dusun Beilaka, Desa Silawan, kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu wilayah Pos Damar Kipur 1 Satgas Yonif Raider 408/Sbh.

Upaya penggagalan penyelundupan 860 liter BBM jenis minyak tanah di dua pos yang berbeda ini disebutkan bahwa Satgas Pamtas Yonif Raider 408/SBH mendapatkan informasi yang diberikan oleh masyarakat yang juga berasal dari wilayah kabupaten Belu kepada anggota Pos Satgas.

Menurut Danpos Nunura, Letda Inf Nur Rosidi menyampaikan bahwa upaya penggagalan penyelundupan BBM ini tidak lepas dari kedekatan dan kepercayaan masyarakat yang berada di perbatasan kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Sbh. “keberhasilan penggagalan penyelundupan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara masyarakat sekitar dengan anggota Pos. Masyarakat selalu memberikan informasi apabila melihat aktifitas yang mencurigakan di daerah perbatasan,” terang Nur Rosidi.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/SBH Mayor Inf Joni Eko Prasetyo saat diwawancarai awak media ini membenarkan bahwa satu minggu terakhir ini jajarannya berhasil menggagalkan penyelundupan BBM jenis minyak tanah sebanyak 860 liter di wilayah sektor Timur perbatasan negara RI-RDTL, Rabu (23/01/2019). “Benar ada 2 Pos yang berhasil mengggalkan penyelundupan dalam minggu ini. Yang pertama di Pos Nunura sebanyak 420 liter dan berikutnya di Pos Damar sebanyak 460 liter. Kedua Pos tersebut berhasil mengggalkan penyelundupan berkat informasi yang didapatkan dari masyarakat”, ungkap Mayor Joni.

Dansatgas Joni juga menyampaikan kehadiran Satgas Pamtas Yonif Raider 408/SBH di perbatasan negara itu salah satunya untuk mencegah segela jenis kegiatan ilegal yang ada di wilayah perbatasan. Untuk jenis minyak tanah sendiri merupakan BBM bersubsidi yang sangat dilarang untuk diselundupkan ke negara-negara tetangga.
“Kami satgas Yonif Raider 408 berkomitmen akan tetap melaksanakan kegiatan penggagalan penyelundupan dalam bentuk apapun dengan cara melaksanakan Patroli, pengendapan dan melalui informasi dari masyarakat,” tegasnya. (Ronny)

Popular Articles