Friday, March 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Warga Belu Inisiatif Bantu Perbaiki Jalan Provinsi Atambua-Weluli

Atambua, Theeast.co.id – Sebagian warga Belu mulai berinisiatif membantu pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menangani akses jalan Atambua-Weluli yang banyak mengalami kerusakan. Kondisi lajur jalan Provinsi, Atambua-Weluli yang dimulai dari batas jembatan Fatubenao kecamatan kota Atambua sampai cabang Weluli kecamatan Lamaknen, wilayah Sektor Timur perbatasan Negara RI-RDTL memang perlu ada penanganan secara serius pada titik tertentu yang tergolong rawan untuk keselamatan pengguna jalan.

Pada musim penghujan, kondisi jalanan di beberapa titik perkotaan pun semakin parah. Hal ini membuat warga mulai berinisiatif membantu Pemprov untuk memperbaiki jalan yang alami kerusakan. Berdasarkan pantauan wartawan media ini, sebagian warga pemuda setempat menyekop sertu guna menambal kerusakan jalan Fatubenao A yang berada tepat depan pekuburan China, kelurahan Fatubenao, kecamatan Atambua Kota, Kabupaten Belu.

Para pemuda pun meminta kontribusi dari para pengguna kendaraan yang melintasi jalanan tersebut. “Kami minta per motor dua ribu dan mobil lima ribu. Tapi kami tidak paksa kalau tidak ada juga tidak apa-apa,” ujar salah seorang pemuda sembari menyodorkan dos mie untuk minta kontribusi.

Plt. Kepala Dinas PUPR kabupaten Belu, Vincent K. Laka saat dihubungi wartawan media ini menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menangani kerusakan pada akses jalan yang sedang mengalami kerusakan di kabupaten Belu, Sabtu (26/01/2019). “Jalan Atambua-Weluli itu jalannya Provinsi jadi kami tidak bisa ambil kewenangannya Provinsi. Tapi kami sudah koordinasikan untuk memperhatikan jalan-jalan di kabupaten Belu yang masuk di jalan Provinsi untuk diperhatikan,” jelasnya.

Disampaikan bahwa saat ini yang sedang ditangani oleh pihak PUPR Belu dalam membuat bronjong pada jembatan Desa Manleten sesudah Markas Batalyon Yonif Raider Khusus 744/SYB itu bersifat tanggap darurat. Sementara longsor pada jalanan depan pasar Mingguan Wedomu yang juga merupakan jalan Provinsi telah dilihat oleh konsultan Provinsi untuk segera ditangani. (Ronny)

Popular Articles