Denpasar,Theeast.co.id – Walikota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra membuka forum konsultasi publik sebagai upaya memberikan wadah aspirasi bagi seluruh elemen masyarakat serangkaian penyusunan Rencana Pembangunan Daerah tahun 2020. Rai Mantra yakin, dengan menyerap aspirasi publik, berbagai program pembangunan akan lebih pro rakyat.
Adapun kegiatan yang melibatkan beragam stakeholder mulai dari OPD, tokoh masyarakat, akademis, tim ahli hingga perguruan tinggi ini dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Ruang Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Selasa (29/1).
Ketua Panitia, Ni Luh Nyoman Rai Suryati menjelaskan, pelaksanaan forum komunikasi publik ini merupakan kegiatan guna menghimpun aspirasi dan masukan masyarakat. Hal ini berkenaan dengan penyempurnaan dari Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RPKD) Kota Denpasar Tahun 2020. Tema yang diangkat dalam forum konsultasi publik kali ini adalah ‘Meningkatkan Kapasitas SDM untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”. Penyerapan aspirasi publik ini perlu sesering mungkin dilakukan agar fokus pembangunan Kota Denpasar dapat disempurnakan sehingga mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
Plt. Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma disela acara mengatakan bahwa di tahun 2020 Kota Denpasar telah menetapkan 5 prioritas pembangunan. Yakni Peningkatan kualitas SDM yang didukung pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Kedua, pembangunan Infrastruktur untuk meningkatkan konektvitas. Ketiga, membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif untuk menumbuhkembangkan wirausaha. Keempat, memantapkan pembangunan berbasis budaya. Serta yang kalima memantapkan rerformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. “Dengan pelaksanaan Forum Komunikasi Publik ini tentu kami ingin mendapatkan masukan dan saran untuk mendukung pembangunan Kota Denpasar yang tepat sasaran,” jelasnya.
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menekankan bahwa pelaksanaan forum konsultasi publik ini diharapkan mampu menjadi ajang penyerapan aspirasi dari berbagai kalangan yang belum terserap dalam mekanisme formal. Seperti halnya musrenbang dari tingkat desa/lurah hingga tingkat kecamatan. “Dan kami sangat harapkan forum ini dapat melengkapi kekurangan perencanaan dalam mendukung percepatan pembanguanan di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra menambahkan bahwa pembentukan ekosistem kerja sangatlah penting dalam meningkatkan produktifitas. Sehingga apa yang menjadi skala prioritas pembangunan dapat diwujudkan serta memberi kemanfaatan bagi masyarakat. “Dari forum ini tentunya wajib menghasilkan program yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, dan yang terpenting juga adalah pemahaman tentang SAKIP sebagai parameter produktifitas pelayanan instansi pemrintahan.” Jelas Rai Mantra.(Axelle Dae)


