Kefamenanu, Theeast.co.id – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis berhasil menggagalkan 320 Liter Bahan Bakar Minyak dari Indonesia ke Timor Leste dan 2 Karung pakaian impor bekas di Perbatasan Napan Bawah, kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Penggagalan pencobaan penyelundupan di perbatasan RI-RDTL Sektor Barat ini terjadi dalam 2 hari saat Personil Satgas di Pos Napan Bawah melakukan patroli di seputaran wilayah Perbatasan Napan. Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra saat dihubungi oleh wartawan media ini, Rabu (20/02/2019).
Dijelaskan bahwa prajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN berhasil menggagalkan penyelundupan di Pos Napan Bawah, kecamatan Bikomi Utara, kabupaten TTU saat melakukan patroli yang berlangsung selama dua hari di sekitaran wilayah Pos Napan. Pada satu hari sebelumnya (18/02/2019), prajurit di Pos Napan Bawah berhasil menggagalkan penyelundupan 215 Liter BBM yang terdiri dari 90 liter solar, 30 liter minyak tanah dan 95 liter bensin. Dalam patroli hari kedua (19/02/2019), Personil Pos Napan Bawah kembali menggagalkan 105 Liter BBM jenis solar yang diisi dalam jerigen dan menemukan 2 Karung Pakaian bekas layak pakai yang diduga akan diselundupkan dari Timor Leste ke Indonesia.
Sebagai Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Dirinya sangat memberi apresiasi atas usaha dan kerja keras dari personil yang berada di Pos Napan Bawah karena sejak awal penugasan selalu melaksanakan tugas secara intens dalam pengamanan guna ketentraman dan kenyamanan masyarakat di Perbatasan.
Penemuan-penemuan barang yang diduga ilegal tersebut akan segera diamankan ke Mako Satgas Sektor Barat di daerah Eban, Kecamatan Miamaffo Barat, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). “Dengan adanya penggagalan penyelundupan ini, saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat untuk lebih intens dalam pengawasan di wilayah masing-masing agar hal-hal serupa tidak terjadi kembali sehingga keamanan masyarakat dapat terjaga,” tegas Dansatgas Mayor Inf Hendra Saputra. (Ronny)


