Magelang,Theeast.co.id – Walikota Magelang Ir. Sigit Widyonindito, MT membuka pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2019 di Kelurahan Magelang Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang, Selasa (26/02).
Pembukaan TMMD yang ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Walikota Magelang tersebut akan mengerjakan proyek fisik berupa pembangunan talud senderan sepanjang 33 meter dengan tinggi lebih kurang 3,8 meter. Sedangakan
TMMD Sengkuyung I Tahun 2019 mengambil tema Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional. Dengan tema tersebut diharapkan mampu meningkatkan kerja sama dan menumbuhkan wawasan kebangsaan dikalangan masyarakat.
Sasaran fisik TMMD yaitu pembuatan talud berokasi di RT-04 RW-XI Kampung Meteseh Kelurahan Magelang, Magelang Tengah, Kota Magelang. Selain sasaran fisik juga akan dilaksanakan kegiatan non fisik antara lain Penyuluhan Bela Negara, Penuyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Perilaku Hidup Sehat, Penyuluhan UMKM, Penyuluhan KDRT dan Penyuluhan Kamtibmas.
Gubernur Jawa Tengah dalam amanatnya yang dibacakan oleh Walikota Magelang mengatakan inilah bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta gotong royongan untuk mengatasi persoalan persoalan kebangsaan, sinegritas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemerintah pusat dan daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.
Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional apabila dikaitkan dengan kondisi kebangsaan saat ini tema tersebut sangatlah tepat, sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa semangat kebersamaan kegotong royongan serta petsatuan dan dan kesatuan merupakan senjata ampuh bangsa indonesia dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan, ini senantiasa harus kota rawat dan jaga bersama.
Saya juga berharap TMMD kali ini bisa disisipkan program program yang menggugah wawasan kebangsaan dan nilai nilai nasionalisme, ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul di tengah tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa, kita edukasi masyarakat ditengah riuhnya revolusi industri 4.0, bijak bermedsos saring sebelum sharing, mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya.
Kita ingin desa desa di Jateng makin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokalnya,desanya maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakatnya komplet, SDMnya makin berkualitas unggul, mandiri punya spiritualitas tinggi, tidak ada narkoba, kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat, Lan ling ora kalah penting, kabudayane tansah lestari, harus bisa kita wujudkan bersama.
Sementara itu, Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono mengatakan pelaksanaan TMMD ini selain mengerjakan sasaran fisik juga ada target sasaran non fisik yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pembinaan wawasan kebangsaan dan penyuluhan akan dilaksanakan disela sela pekerjaan pembuatan talud. Penyuluhan akan melibatkan berbagai instansi yang ada di Kota Magelang.(Tim)


