Atambua, Theeast.co.id – Kapolres Belu AKBP Christian Tobing sangat berharap untuk mendapatkan hasil terbaik dari pencanangan pembangunan Zona Integritas Polres Belu menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Perbatasan Negara RI-RDTL. Hal ini diungkapkan Kapolres Belu saat diwawancarai wartawan media ini di ruang kerjanya, Selasa (12/03/2019).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Polres Belu tersebut, Kapolres Christian melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Polres Belu menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani serta disaksikan secara bersama oleh stakeholder terkait dari Pemerintah Daerah, Kodim 1605/Belu, Kejaksaan Negeri Atambua, Pengadilan Negeri Atambua, Imigrasi Atambua, Bea Cukai Atambua, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang dihadiri oleh para Perwira dan Kapolsek di Polres Belu. Usai kegiatan pencanangan Zona Integritas Polres Belu menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani tersebut langsung dilanjutkan dengan dengan kegiatan sosialisasi dan penandatanganan pakta integritas.
Untuk diketahui Zona Integritas (ZI) adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada K/L/P yang pimpinan dan jajaran-nya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi/WBBM melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Sementara itu, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi syarat indikator hasil WBK dan memperoleh hasil penilaian indikator proses di atas 75 pada ZI yang telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK atas laporan keuangannya.
Kapolres Tobing menjelaskan bahwa dengan pencanangan Zona Integritas tersebut menunjukkan bahwa semua anggota dan personil yang ada di Polres Belu ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mencegah pelaksanaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam hal pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat itu sendiri. “Kita akan meniadakan korupsi, kolusi dan nepotisme serta meniadakan pungutan liar dalam pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Mewakili Polres Belu, Dirinya juga sangat mengharapkan kerjasama dari seluruh stakeholder/instansi terkait serta masyarakat untuk secara bersama mengawasi pelaksanaan kegiatan Zona Integritas di wilayah hukum Polres Belu sehingga dapat mencapai hasil sesuai dengan harapan.
Atas pencanangan Zona Integritas itu, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing juga sangat mengharapkan kepada anggota dan personil Polres Belu agar dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat tetap mengacu pada prinsip-prinsip pelayanan yang bersih, baik, ramah, senyum, sapa dan salam serta tidak meniadakan pungutan liar dan bersih dari KKN. “Telah saya canangkan sebagai Kapolres Belu dan sudah di deklarasikan bersama seluruh anggota yang ada di Polres Belu. Maka saya akan selalu menegaskan untuk sosialisasikan setiap hari hal ini. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan penilaian atau predikat yang terbaik,” tegasnya. (Ronny)


