Atambua, Theeast.co.id – Banyak kita temukan warga dusun pasir putih, desa kenebibi, kecamatan atapupu, kabupaten belu, NTT yang bekerja sebagai nelayan. Hal itu dikarenakan letak geografis dusun tersebut yang berada dibibir pantai laut Alor. Selain berkebun, mereka juga bekerja sebagai nelayan.
Goris (45 th) warga dusun pasir putih bekerja sebagai nelayan dalam kesehariaanya, akan tetapi pagi itu, Kamis (14/03/2019) Ia tidak melaut, dikarenakan kapal yang sehari-hari ia pakai mengalami kerusakan, yaitu kebocoran pada lambung kapal.
Anggota pos Motaain PLBN, Praka Susilo dan Pratu Apit yang saat itu melaksanakan kegiatan anjangsana, secara kebetulan melintas didepan rumah Goris. Melihat warga yang sedang menemui kesulitan, kedua anggota satgas pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh itu menghampiri dan memberikan bantuan kepada Goris. Bermodalkan ilmu pertukangan yang dimiliki, praka Susilo membantu pekerjaan Goris tersebut.
“Saya heran dengan abang tentara yang bertugas di Motaain, mereka serba bisa melakukan pekerjaan apapun. Bahkan pekerjaan yang saya kira tidak bisa mereka lakukan, ternyata bisa dilakukan”. Tutur Goris sambil terheran-heran. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada anggota satgas tersebut, karena sudah membantu memperbaiki kapal miliknya.
Saat ditemui ditempat terpisah, Komandan Kompi Tempur 1 yang juga sebagai Komandan Pos Motaain PLBN, Letnan Satu (inf) Ari Cahyo Wibowo menyampaikan bahwa hampir setiap hari anggotanya melaksanakan kegiatan anjangsana. Dengan tujuan agar hubungan anggota satgas dengan warga dapat terjalin dengan baik. Sehingga menciptakan keharmonisan TNI dengan masyarakat dalam penugasan diwilayah perbatasan. (Tim)


