Atambua, Theeast.co.id – Dalam memperingati tanggal 17 disetiap bulan, Satuan Pamtas Yonif Raider 408/SBH Pos Mahen menyelenggarakan pengibaran bendera merah putih dilapangan raman cruzz, kecamatan Lasiolat, kabupaten Belu. Upacara tersebut dihadiri aparatur desa, kecamatan, polsek, babinsa, linmas, masyarakat serta pelajar. Upacara bendera yang diselenggarakan secara sederhana ini mendapat antusias dan apresiasi dari masyarakat.
Sebelum pelaksanaan upacara dimulai, dilaksanakan gladi bersih agar dalam pelaksanaan dapat berjalan lancar. Keberadaan satgas Pos Mahen berperan sebagai penyelenggaraan serta penanggung jawab rangkaian pelaksanaan upacara bendera tersebut. Untuk metode penyelenggaraan dan penanggung jawab upacara nantinya akan bergantian setelah satgas Pamtas, Polsek, Aparatur kecamatan hingga pelajar.
Di mana bertindak sebagai Irup adalah Sertu Yusuf Komandan Pos Mahen Yonif R408/SBH
dalam membacakan amanat dari Komandan Bataliyon Raider 408 (Mayor Joni Eko Prasetyo,S.I.P) Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur mengatakan, berterimakasih kepada seluruh jajaran TNI, POLRI, dan segenap komponen masyarakat yang telah bekerja tulus dan ikhlas. Dengan meningkatnya suhu politik di tahun politik, situasi akan menjadi rentan terhadap berbagai gangguan keamanan. Sehingga kami TNI-POLRI saling bahu membahu dan berkomitmen untuk terus menjaga netralitas dalam pemilu yg merupakan salah satu kunci untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjadi benteng terakhir bagi keutuhan NKRI.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga menyampaikan antensi komandan satgas kepada jajaranya yang dibacakan irup antara lain: tingkatkan keimanan dan ketakwaan, bulatkan tekad berbuat terbaik, pegang teguh disiplin dan taat hukum, utamakan faktor keamanan, sinergitas TNI dan POLRI dan komponen masyarakat, netralitas TNI dan POLRI agar tidak terlibat politik praktis, jadikan tugas sebagai kehormatan dan kebanggaan, serta pegang teguh UUD45 dan pancasila.
Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan upacara belangsung hikmat, lancar dan aman. Pengibaran bendera 17an ini bertujuan sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap NKRI serta untuk mengukur rasa nasionalisme.
“Saya merasa terkesan ketika menyaksikan seluruh rangkaian upacara hanya satu kata yaitu”Luar Biasa”. Sederhana tapi tidak kalah dengan upacara yang diselengarakan dikota, saya bangga dan berterimakasih atas kelancaran serta keamanan, pelaksanaan perdana upacara 17an yang nantinya akan di laksanakan tiap tanggal 17 di kecamatan lasiolat tepatnya dilapangan Raman Cruzz” Ujar Maxsi Besin (Sekertaris Camat).
Sertu Yusuf Mengatakan “Kami tidak mau setengah setengah jika membuat sesuatu kegiatan. Saya mewakili seluruh anggota satgas yonif R 408 /SBH Pos Mahen juga mengucapkan terimakasih dan rasa bangga kepada masyarakat, pelajar, dan tamu undangan yang telah menghadiri dan menampilkan yang terbaik.”Ujarnya.( Tim)


