Atambua, Theeast.co.id – Tanpa bantuan dari Pemerintah baik pemerintah Pusat (Kementerian Sosial) maupun pemerintah Daerah Malaka, Orang Muda Katolik dari Paroki Santa Maria Fatima Nurobo menggandeng Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741 Garuda Nusantara membangun rumah untuk pasangan Suami-istri yang dilupakan kelima anak kandung di dusun Niamuti, Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, kabupaten Malaka, Perbatasan Negara RI-RDTL.
Aksi Solidaritas dan Peduli Kasih ini bermula dari Keprihatinan Pastoral Para Misionaris Claretian yang bertugas di Paroki Sta. Maria Fatima Nurobo atas kondisi umat/jemaat yang miskin dan tak berdaya, baik secara fisik maupun secara ekonomi. Hal ini diungkapkan Pendamping Moderator Pater Alexius Kedi, CMF dalam sambutannya pada acara peresmian rumah Bapak Markus Sako, Kamis (21/03/2019).
Keprihatinan Pastoral ini kemudian merasuki rasa yang menggerakan nurani untuk segera bertindak cepat, terlebih setelah melihat kondisi Pasangan Suami-istri, Markus Riu Sako (120 tahun) dan Ibu Rofina Olin Mau (90 tahun) yang tinggal di rumah sangat tak layak huni dengan penuh lumpur dan kotoran. “Kami pun merasa tergerak hatinya oleh belas kasihan dan mulai merencanakan pembangunan rumah, walaupun hanya bermodal keberanian tanpa dana awal yang besar dengan tiga juta rupiah,” ungkapnya.
Para Pastor yang bertugas di Paroki Sta Maria Fatima Nurobo pun mulai berdialog dengan umat Niamuti supaya dengan segenap tenaga, hati, jiwa, raga membantu membangun rumah yang layak huni bagi Bapak Markus dan Ibu Rofina. “Koordinasi itupun diputuskan untuk Orang Muda Katolik Nurobo dan warga setempat bekerja membangun rumah sejak 18 Februari 2019 serta mendapatkan berbagai dana bantuan dari para donatur”, kata Pater Alexius.
Sebagai Kelompok Milenial yang biasanya bermain Media Sosial, perjalanan Bedah Rumah ini pun selalu dipresentasikan baik pada Facebook maupun WhatsApp dan akhirnya bantuan datang diluar perkiraan juga ada melalui kehadiran kehadiran para sahabat TNI khususnya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Pos Motamasin. “Waktu itu bapak Komandan Sulaiman dan bapak Ahmad datang langsung untuk mengecek di Lokasi Niamuti, Desa Tniumanu pada Tanggal, 11 Maret 2019, Ialu bertemu para pastor di Pastoran Paroki Nurobo untuk menawarkan kerja sama dari segi tenaga kerja dan dana. Kerja sama tim pun berjalan. Kami sangat bersyukur atas bantuan para donator, dermawan, serta kehadiran sahabat-sahabat Orang Muda Katolik Nurobo dan Umat Niamuti serta Satgas Pamtas 741 Garuda Nusantara yang telah bekerja maksimal sehingga rumah untuk kedua pasangan Suami-istri istri yang sudah lanjut usia ini siap dihuni,” pungkasnya.
Sementara itu Camat Laenmanen Blasius Berek Bau saat ditanyai awak media ini terkait ada tidaknya bantuan yang Pemerintah berikan kepada pasangan Suami-istri yang memang sangat membutuhkan bantuan ini, dirinya mengatakan bahwa mungkin sudah pernah ada datanya namun tidak bisa diakomodir karena terlalu banyak keluarga yang miskin sehingga akan dapat pada tahap berikutnya. “Sudah, mungkin ada datanya. Hanya karena pertimbangan mungkin terlalu banyak, iya toh. Mungkin secara bertahap,” katanya.
Apabila tahun ini masih ada keluarga yang betul-betul membutuhkan bantuan serupa maka akan digunakan Dana Desa setempat untuk menyalurkan bantuan. “Bila tahun ini masih ada keluarga yang butuh seperti ini maka mungkin kita intervensi dengan Dana Desa,” imbuh Camat Blasius. (Ronny)


