Atambua, Theeast.co.id – Pemilihan Umum Legislatif serta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tertinggal 15 hari lagi sehingga Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Belu melakukan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua, Selasa (02/04/2019).
Sosialisasi-sosialisasi sejenis terus dilakukan Bawaslu karena potensi pelanggaran pada Pemilihan Umum sangat besar sehingga peran serta seluruh komponen masyarakat dalam pengawasan partisipatif juga sangat dibutuhkan untuk mensukseskan pesta Demokrasi Bangsa Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini antara lain para pemimpin partai politik yang ada di kabupaten Belu, perwakilan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD), tokoh Agama, tokoh Masyarakat dan tokoh Adat kabupaten Belu.
Ketua Bawaslu kabupaten Belu, Andreas Parera dalam sambutannya mengatakan hari ini Bawaslu kabupaten Belu melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan tahapan penyelenggaraan Pemilu pada Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019 agar masyarakat dapat turut serta dalam pengawasan Pemilu.
Disampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh Bawaslu adalah sosialisasi tentang bagaimana mengawasi Pemilu. Kemudian dari sosialisasi itu Bawaslu mendorong sebanyak-banyaknya masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mengawasi Pemilu. “Kami mensosialisasikan bagaimana masyarakat bisa mengawasi apa yang perlu diawasi secara bersama untuk mensukseskan Pemilu,” tuturnya.
Sangat penting masyarakat ikut mengawasi Pemilihan Umum karena personil Bawaslu yang ada baik di Kabupaten, Kecamatan, Desa dan TPS sangatlah sedikit. “Pejabat struktural kabupaten tiga orang, kecamatan tiga orang, tiap desa satu orang dan tiap TPS hanya satu orang maka sangat penting sekali masyarakat ikut mengawasi Pemilu,” ungkap Perera.
Ketua Bawaslu kabupaten Belu ini sangat berharap agar dengan sosialisasi yang terus dilakukan oleh pihaknya ini, masyarakat semakin dapat memahami dan ikut mengawasi semua tahapan jalannya Pemilu 2019 sehingga membuahkan hasil akhir yang baik. “Kami sangat ingin masyarakat turut mengawasi semua tahapan Pemilu. Memperhatikan aktivitas politik dan melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan dalam tahapan-tahapan Pemilu,” pungkas Andreas. (Ronny)


