Denpasar, Theeast.co.id – Partai Nasdem Bali memberangkatkan 1000 penari Bali untuk ikut meramaiakan kampanye akbar Capres Nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin yang akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (13/4). Ketua DPW Partai Nasdem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa menjelaskan, Bali mengirimkan 1000 penari yang terdiri dari 500 penarik kecak dan 500 orang penari pendet. “Saat Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh berada di Bali, kami mendapatkan koordinasi langsung agar Bali memberikan sumbangan dan partisipasi dalam kampanye terbuka nanti di GBK berupa pentas seni budaya. Maka kami memberangkatkan 1000 penari ke GBK,” ujarnya, Kamis (11/4).
Berdasarkan permintaan langsung dari Ketum Nasdem Surya Paloh, maka Bali mengirimkan 1000 penari yang terdiri dari dari 500 orang penari pendet putri dan 500 orang penari kecak putra. “Jadi, selama masa-masa kampanye terbuka ini sepertinya jelas sekali adanya pertentangan kelompok tertentu secara terbuka, berani menegaskan Khilafah dan lain sebagainya. Kami membawa penari dari Bali untuk menunjukkan kepada Indonesia bahwa kita ini beragam, kita ini Pancasila, dan kita Indonesia,” ujarnya. Gunastawa mengambil sikap tegas untuk menjaga Pancasila dan berdiri tegaknya NKRI. “Dari situ kita berpandangan dengan satu niatan baik, berhentilah untuk mengarah kepada hal-hal yang berisiko terhadap keberlangsungan NKRI. Kalau prinsip Khilafah ini terus digaungkan, sama saja menginginkan Indonesia bubar,” papar dia. Dengan tampilnya penari. Bali itu, Gunastawa mengajak semua pihak yang cinta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika untuk ikut ambil bagian mencegah berkembangnya isu Khilafan pada Pilpres 2019. “Ini tanggung jawab kita semua. NasDem tidak tinggal diam dengan urusan itu. Inilah gema perdamaian yang ingin kita sampaikan melalui duta kesenian, mereka mampu menjadi alat bukti yang baik tentang keragaman antar-umat, etnis dan bagaimana kita meniadakan pikiran tidak produktif terhadap bangsa. Itulah posisi yang kami ambil,” ucapnya.
Koordinator Perjalanan NasDem Bali, IGN Bagus Eka Subagiartha memaparkan, delegasi dari Bali secara khusus akan diberikan ruang untuk menampilkan atraksinya. Nantinya, para penari akan menggelar atraksi di sepanjang jalan dengan formasi memanjang tiga hingga empat baris. “Kami menampilkan tarian kolosal. Nantinya kami akan memenuhi jalur sepanjang kawsan GBK memanjang antara 700 hingga 1 kilometer,” kata dia.
Tak hanya tari kolosal, NasDem Bali juga akan menampilkan atraksi seni arak-arakan ogoh-ogoh yang diberi tema ‘Bagia Pula Kerthi’. “Artinya adalah kemakmuran yang ada di dalam dunia ini yang dipersembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutur dia. Rombongan NasDem akan menumpang 25 bus dengan kapasitas 45 seat. Mereka akan bergerak menuju Ibu Kota malam ini, Kamis 11 April 2019 pukul 23.00 WITA. “Estimasi kami akan tiba di Jakarta pada hari Sabtu 13 April 2019 dini hari pukul 01.00 WIB,” katanya.
Pemberangkatan untuk rombongan disebar ke berbagai titik. Dari Karangasemakan berangkat pada 19.00 Wita. Begitu juga Bangli. Rombongan ini akan bertemu di sekitar Puspem Badung dan nantinya akan bergabun dengan rombongan Tabanan lalu bergerak menuju Jakarta berkumpul di Gilimanuk sebelum menyeberang. Para penari itu sebagian besar adalah kader baik pengurusan atau mereka yang sudah memiliki KTA. (Axelle Dae)


