Atambua, Theeast.co.id – Umat Nasrani memperingati Jumat Agung sebagai hari kematian Yesus Kristus dengan melakukan ibadah digereja pada Jumat (19/04/2019). Mayoritas masyarakat diperbatasan RI-RDTL yang memeluk agama Katholik maupun Kristen menggelar berbagai kegiatan keagamaan di gereja-gerejabyang berada diwilayah kabupaten Belu, NTT.
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH yang beragama Katholik dan Kristen. Koptu Tuankotta, Kopda Aris Salwey, Praka Eko Sulis, dan Prada Juprizer yang merupakan anggota Kipur 1 Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH melaksanakan ibadah di gereja GKTT Rehobot Motaain, desa Silawan, kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu.
Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Thomas Suarez dimulai pukul 09.00 WITA. Jemaat gereja GKTT Rehobot juga melakukan Perjamuan Kudus sebagai peringatan pengorbanan Yesus Kristus. Dalam ibadah tersebut Pendeta Thomas Suarez berpesan agar jemaat lebih meneguhkan iman dan menjadi manusia yang lebih taat.
“Sebagai Komandan Kompi tempur 1, saya selalu memfasilitasi dan memberi waktu bagi semua anggota untuk beribadah sesuai kepercayaan yang dianut. Hal ini bertujuan agar keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Sang Pencipta semakin bertambah dan selalu terjaga. Sesuai dengan salah satu visi dan misi Satgas yang disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 408/SBH, Mayor Inf Joni Eko Peasetyo, S.I.P yaitu Selalu menyertakan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah pengabdian”. Ungkap Lettu Inf Ari Cahyo Wibowo. (Tim)


