Saturday, January 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Puluhan Warga Yang Bergeser Akibat Letusan Gunung Agung Sudah Kembali

Denpasar, Theeast.co.id – Puluhan warga yang sempat bergeser alias mengungsi saat terjadi letusan Gunung Agung Minggu (21/4) malam saat ini sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Kepala BPBD Bali I Made Rentin saat dikonfirmasi Senin (22/4) mengatakan, total warga yang bergeser sebanyak 32 jiwa dari 9 KK. Mereka berasal dari Dusun Badeg Dukuh Desa Sebudi Karangasem. Puluhan warga itu bergeser ke lokasi yang aman di Dusun Lusuh Kangin Desa Pering Sari. Desa Sebudi terutama Dusun Badeg Dukuh memang sangat dekat dengan puncak kawah Gunung Agung. “Karena ada bunyi gemuruh diserta dengan nyala api, maka warga ketakutan. Karena lokasinya sangat dekat dengan sumber api di kawah Gunung Agung, maka mereka memilih untuk bergeser ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya. Petugas sudah menjelaskan kepada masyarakat bahwa ini adalah fenomena biasa. Namun masyarakat tetap saja bergeser karena takut.

Menurut Rentin, dalam letusan semalam memang mengeluarkan bunyi gemuruh dan api. Namun sebenarnya warga tidak perlu panik dan tetap tenang. Letusan itu merupakan fenomena alam dan karakteristik dari Gunung Agung. Hingga saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan PVMBG, pos pantau gunung api di Rendang, bahwa status Gunung Agung tetap di level III atau siaga. Masyarakat tetap tenang karena petugas dan relawan pasti selalu berada di tengah masyarakat. Ia memastika jika situasi pagi ini sudah normal dan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa. Dari total warga yang bergeser, hanya 2 orang Lansia yang belum kembali ke rumahnya karena memilih untuk tinggal di rumah kerabat dekatnya di Dusun Lusuh Kangin.

Rentin juga menjelaskan, sejak peristiwa letusa kemarin, sekitar 5 ribu masker dibagikan petugas kepada warga yang berdampak kena paparan abu vulkanik. Jumlah ini tersebar di 10 titik di desa yang berada di lereng Gunung Agung. Sementara di beberapa kabupaten lainnya, ada ribuan masker yang terdistribusi ke masyarakat. Terutama di wilayah Klungkung, Gianyar, Denpasar, Badung, hingga sebagian Tabanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu malam (21/4) telah terjadi erupsi Gunung Agung pada pukul 18.56 Wita dengan tingga kolom abu sekitar 3 ribu meter di atas puncak kawah atau kurang lebih 6.142 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwana kelabu dengan pergerakan condong ke barat. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 25 milimeter dan durasi hanya 1 meni 22 detik. Namun akibat perubahan arah angin maka lontaran abu tersebar kemana-mana sekitar 2500 sampai 3000 meter ke segala arah. Sebelum di pagi harinya, juga terjadi letusan dengan sebaran abu hampir merata ke 5 kabupaten di Bali. (Axelle Dae)

Popular Articles