Wednesday, March 25, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kota Denpasar Tuan Rumah International Conference OWHC Eurasia Ke-IX

Denpasar, Theeast.co.id -Komitmen Kota Denpasar dalam mendukung kelestarian warisan budaya mendapat apresiasi dari dunia internasional. Setelah resmi bergabung menjadi anggota Organitation World Heritage City (OWHC) pada tahun 2013 lalu dan sukses menggelar Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pasific pada tahun 2016, kini dunia internasional kembali mengapresiasi ibukota Provinsi Bali ini dengan mempercayai Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggaraan International Conference OWHC Eurasia ke – IX yang akan dihelat di kawasan wisata Sanur, Denpasar pada 29 April hingga 2 Mei 2019 mendatang.

Asisten Admnistrasi Umum Sekda Kota Denpasar, yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Gusti Ngurah Eddy Mulya saat dkonfirmasi mengatakan bahwa Kota Denpasar menjadi kota kedua yang dipercaya menyelenggarakan International Conference OWHC Eurasia setelah Kota Solo pada tahun 2008 lalu. Adapun penyelenggaran konferennsi internasional yang mempertemukan kota pusaka di wilayah Benua Asia dan Eropa tahun ini mengangkat tema tentang Reselient Heritage and Tourism yang mengandung makna warisan tangguh dan pariwisata. “Tema tahun ini diangkat sesuai dengan permasalahan yang rentan dihadapi oleh Kota Pusaka Dunia, yakni bagaimana memadukan kota pusaka dengan keaslianya yang berjalan saling mendukung dengan sektor pariwisata,” jelas Eddy Mulya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa pemilihan tema ini juga menjadi cerminan semangat Kota Denpasar yang secara berkelanjutan terus berupaya untuk menyelamatkan cagar budaya, salah satunya adalah Kota Pusaka. Sehingga kedepanya cagar budaya dapat terus diperkuat esensinya yang tentunya mampu menyelematkan peradaban dunia.

“Konferensi ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan kemitraan diantara kota warisan budaya dunia untuk dapat berbagi pengalaman, bertukar gagasan dalam memperkuat warisan budaya sebagai penyelemat dasar wisata budaya dan memperkuat peradaban di masa depan,” terangnya.

Eddy Mulya yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang rencananya dibuka Gubernur Bali, I Wayan Koster ini dikemas dengan beberapa kegiatan. Mulai dari pameran yang melibatkan seniman fotography, lukisan, UMKM, pihak eurasia, unsur pariwisata dan Bekraf Kota Denpasar, penandatanganan Loi Sister City. Main Planerry Sesion yang membahas tentang upaya pelestarian warisan budaya dengan melibatkan 5 kota. Business session yang membahas tentang kunci keberhasilan pengembangan pariwisata budaya dengan melibatkan 4 kota termasuk Denpasar. Dan stocktaking yang lebih kepada diskusi dan tanya jawab. “Pada sesi Business session seluruh delegasi diberikan kesempatan untuk memaparkan potensi kotanya sebagai ajang promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” paparnya.

Sementara di akhir kegiatan, lanjut Eddy Mulya, seluruh delegasi akan diajak mengunjungi obyek wisata yang memiliki nilai warisan budaya dan sejarah di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Site Visit, seperti mengunjungi Prasasti Blanjong, Monumen Bajra Sandi, Denpasar Art Space, Pasar Badung, Puri Jro Kuta, Taman Ayun, dan Inna Bali. Serta akan dilaksanakan Painting Well oleh seniman dari Kota Bolgar di Taman Kumbasari Denpasar.

Tentunya momen ini sangat disambut baik oleh Pemkot Denpasar. Dimana, selain sebagai ajang pelestarian warisan budaya dan sejarah, ajang ini juga menjadi warana promosi pariwisata bagi negara-negara di benua Asia dan Eropa. “Tentunya kami di Pemkot Denpasar sangat menyambut baik event internasional ini. Kami berharap penyelanggaraan event ini dapat berjalan lancar serta dapat dimanfaatkan oleh stakeholder khususnya bidang pariwisata sebagai ajang promosi pariwisata warisan budaya dan sejarah di Kota Denpasar,” pungkasnya. (Axelle Dae)

Popular Articles