Tuesday, April 7, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Bali United Menjadi Klub Pertama Di Asia Tenggara Yang Go Publik

Gianyar, Theeast.co.id – Bali United dibawah bendera PT Bali Bintang Sejahtera TBK (Persero), pengelola Klub Sepak bola profesional Liga 1 Indonesia berencana untuk melepas sebanyak-banyaknya 2 miliar lembar saham atau sekitar 33,33 % dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Perdana (IPO), dengan kisaran harga penawaran antara Rp155- Rp175 per saham. Inilah klub sepak bola pertama di Asia Tenggara yang “Go Public”. Untuk itu, Perseroan menunjuk PT Buana Capital Sekuritas (terafiliasi) dan PT Kresna Sekuritas sebagai penjamin pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini.

Perseroan berencana menggunakan sekitar 19,1% dari hasil IPO untuk belanja modal (Capital endorse), sekitar 20,4% untuk memperkuat struktur permodalan kepada Entitas Anak, dan 60,5% akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan.

Adapun perseroan yang memiliki homebase di Gianyar, Bali saat ini memegang hak untuk mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali sampai tahun 2023 dengan kapasitas 25.000 orang. Untuk mendukung klub Bali United, perseroan juga memiliki beberapa entitas anak perusahaan yakni PT Bali Boga Sejahtera yang beroperasi mengelola cafe/restoran. Kemudian, PT Kreasi Karya Bangsa, yang beroperasi di bidang agensi olahraga. Sedangkan PT Radio Swara Bukit Indah, yang beroperasi di radio swasta dan PT IOG Indonesia Sejahtera, yang beroperasi di bidang e sports. Dengan demikian, perseroan dan entitas anaknya memiliki sumber pendapatan yang beragam, baik dari tiket, hak siar TV, sponsor, penjualan merchandise lewat merchandise store. Kemudian penjualan makanan dan minuman melalui cafe, playland, akademi, media, marketing agency dan e-sports.

Rencana mengenai Go Public, Menurut Yabes Tanuri, CEO Bali United  berujar “tidak terasa sudah empat tahun berlalu, merasakan banyak peristiwa dialami. Dari diberhentikannya liga sampai terjadinya Bali United Cup, kompetisi dan liga. Merasakan jatuh bangunnya Bali United. Tentu kita patut berbangga dengan perkembangan Bali United hingga saat ini. Dengan rencana go public ini diharapkan kita semua menjadi pemegang saham Bali United. Kita menjadi sebuah keluarga dan bangga menjadi pemilik klub yang sama-sama kita cintai,”ujar Yabes Tanuri, di Cafe Bali United, Jumat (26/4).

Rencana go public Bali United didukung sepenuhnya oleh PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di tanah air. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria,”menuju visi PSSI untuk lolos Olimpiade 2024 dan Piala Dunia 2030 segala lini sepakbola perlu dikembangkan. Karenanya, tahun 2018, PSSI fokus pada youth development dan coaching education, peningkatan jumlah pelatih dan instruktur hingga tiga kali lipat. Dan lebih dari 300 kursus terselenggara dalam waktu satu tahun, serta program Elite Pro Academy U-16 yang menjadi pijakan penting youth development, yang mana Bali United terpilih sebagai akademi terbaik 2018 dan Most Developing Club dalam kongres PSSI 2019. Terkait go public ini tentu merupakan kado terindah yang diberikan Bali United di Hut PSSI ke-89, karena sepak bola telah mulai menjadi suatu industri yang diharapkan dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan, kita mesti bangga dengan adanya terobosan ini “ ujarnya. (CV)

Popular Articles