Thursday, March 12, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pemprov Bali Berjanji akan Lebih Transparan Soal Contact Tracing Pasien Virus Corona

DENPASAR, Theeast.co.id – Pemerintah Provinsi Bali berjanji akan lebih transparan kepada publik soal Contact Tracing antara pasien yang sudah dinyatakan positif Korona dan akhirnya meninggal di Bali. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, transparansi soal Contact Tracing itu sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa melakukan kewaspadaan dini secara mandiri. “Harus diakui bahwa kita masih sedang melakukan penelusuran, dengan siapa saja, dimana saja, berbuat apa saja, pasien positif itu melakukan kontak langsung. Ini sedang ditelusuri semua (Contact Tracing). Dalam rapat Satgas nanti hal ini akan dibicarakan, bagaimana hal ini diminimalisir sehingga publik bisa mengetahuinya,” ujarnya di Denpasar, Kamis (12/3).

Cok Ace mengakui jika data sementara Contact Tracing adalah 21 orang. Namun petugas sedang bekerja untuk menelusuri apakah hanya jumlah tersebut yang dilakukan. “Kita belum tahu semuanya. Mungkin juga korban keluar dari hotel kemudian belanja atau ngobrol dengan tukang warung juga kita belum tahu. Ini semua harus transparan dan akan dibicarakan dalam rapat Satgas nanti,” ujarnya.

Saat ini yang sudah Contact Tracing baru sebanyak 21 orang. Kemungkinan akan bertambah jumlahnya. Sementara jumlah yang pernah dirawat sebanyak 50 orang dan 38 orang dinyatakan negatif dan sembuh. Jumlah ini juga diprediksi masih akan terus bertambah sehubungan dengan jumlah orang yang ditelusuri belum final.

Selain itu Cok Ace meminta agar setelah Satgas bekerja nanti, akan dilakukan penyemprotan secara masal di Bali. Ibaratnya nyamuk di-fogging massal, demikian pun Korona. Bedanya Korona menggunakan cairan desinfektan. “Kita ambil langkah preventif, Pemprov Bali akan lakukan penyemprotan massal terutama di beberapa lokasi publik. Hal ini akan dibahas serius saat rapat Satgas nanti,” ujarnya.(axelle dae),

Popular Articles